BENGKALIS, iNews.id – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Bengkalis, Riau, terus meluas hingga mencapai sekitar 80 hektare. Memasuki hari ketiga, tim gabungan masih berjibaku memadamkan api dan melakukan pendinginan di kawasan Jalan Tangkahan Tegar Ujung Canal Atiam, perbatasan Kelurahan Pematang Pudu, Kecamatan Mandau, dan Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir.
Operasi pemadaman melibatkan personel Polres Bengkalis, TNI, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga pemerintah kelurahan setempat.
Baca Juga
Menhut Wanti-Wanti Anggaran Karhutla Harus Cermat: Hati-Hati Jangan Aji Mumpung
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar mengatakan penanganan karhutla dilakukan secara terpadu untuk mencegah kebakaran semakin meluas.
"Fokus utama kami adalah memastikan api benar-benar padam hingga ke dasar, mencegah munculnya titik api baru, serta melindungi masyarakat dari bahaya kabut asap," ujarnya dikutip dari iNews Pekanbaru, Sabtu (18/7/2026).
Baca Juga
Hadapi Musim Kemarau Lebih Panjang, Menhut: Kalau Bisa Zero Karhutla
Berdasarkan pendataan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan telah mencapai sekitar 80 hektare. Area yang terdampak didominasi semak belukar dan tanaman kelapa sawit yang tidak terawat.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

















































