Batang, infojateng.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Batang terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah 2026. Kontingen Batang ditargetkan mampu menembus 10 besar klasemen perolehan medali.
Ketua KONI Batang Teguh Supriyanto mengatakan, dari 47 cabang olahraga (cabor) yang mengikuti Babak Kualifikasi (BK), sebanyak 31 cabor berhasil meloloskan atlet ke Porprov Jateng 2026.
“Yang lolos dari 47 cabor itu 31 cabor dengan atlet 159 dan pelatih 43,” kata Teguh saat ditemui di Kolam Renang THR Kramat Batang, Jumat (14/8/2026).
Menurut Teguh, persiapan kontingen tidak berhenti setelah babak kualifikasi. Para atlet terus menjalani pembinaan, tes kesehatan dan fisik, pemusatan latihan atau training center (TC), serta sejumlah uji coba.
Rangkaian tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi fisik dan mental atlet berada dalam kondisi optimal ketika Porprov berlangsung.
“Tes kesehatan, tes fisik, terus ini TC. Nanti bulan Agustus-September kita … di Pekalongan. Try out juga jalan terus, mudah-mudahan pada saat pelaksanaan sudah fit, sudah ready,” ujarnya.
Teguh memperkirakan kesiapan kontingen saat ini telah mencapai sekitar 90 persen. Ia juga memastikan dukungan anggaran untuk persiapan Porprov tidak menjadi kendala.
“Kalau persiapan sudah 90-95 persen, insyaallah 90 persen. Kalau masalah anggaran sudah tidak ada masalah,” katanya.
Selain persiapan teknis, KONI Batang juga menyiapkan apresiasi bagi atlet yang berhasil meraih medali. Besaran bonus dijanjikan akan lebih baik dibandingkan gelaran Porprov sebelumnya.
DPRD Dukung Target 10 Besar
Wakil Ketua DPRD Batang Danang Aji Saputra menyatakan DPRD mendukung target pemerintah daerah agar kontingen Batang dapat masuk 10 besar Jawa Tengah.
“Kalau dari DPRD, kita mendukung apa yang disampaikan oleh Bapak Bupati Batang bahwa Bupati menargetkan untuk Porprov 2026 itu Batang diusahakan masuk 10 besar Jawa Tengah,” kata Danang.
Menurutnya, target tersebut harus diikuti dengan dukungan anggaran yang memadai, mulai dari persiapan atlet hingga pemberian bonus bagi peraih medali.
“Tentunya kalau targetnya seperti itu juga ada konsekuensinya untuk menyiapkan anggaran baik persiapan sampai nanti bonus medalinya dan kita mendukung. Harapannya bonus prestasi itu juga meningkat dari yang tahun sebelumnya,” ujarnya.
Danang menilai peningkatan prestasi olahraga perlu dibarengi dengan pembinaan yang berkelanjutan. Dengan demikian, atlet Batang tidak hanya dipersiapkan untuk satu ajang, tetapi memiliki jalur pengembangan hingga level yang lebih tinggi.
Selain mengejar prestasi, DPRD Batang juga mendorong pengembangan konsep sport tourism. Danang mengusulkan agar sejumlah kejuaraan olahraga digelar di lokasi yang sekaligus memiliki potensi wisata.
Menurutnya, konsep tersebut dapat memberikan manfaat ganda. Kompetisi menjadi wadah peningkatan prestasi atlet sekaligus sarana mempromosikan destinasi wisata Batang.
“Jadi saya kira kita berharap untuk sinkronisasi antara prestasi dengan wisata. Misalkan tempat kejuaraan olahraga itu di tempat-tempat wisata. Selain untuk prestasi juga untuk tambahan wisata. Artinya ada sinkronisasi tempat untuk menunjang promosi wisata di daerah Kabupaten Batang,” katanya.
Dengan persiapan atlet yang terus digenjot dan dukungan anggaran dari pemerintah daerah, KONI Batang optimistis mampu memenuhi target 10 besar pada Porprov Jateng 2026.
Di sisi lain, gagasan sport tourism diharapkan dapat membuka peluang baru bagi pengembangan olahraga sekaligus sektor pariwisata di Kabupaten Batang. (eko/redaksi)

13 hours ago
4

















































