JAKARTA, iNews.id – PBSI resmi berpisah dengan Kepala Pelatih Ganda Campuran Rionny Mainaky dan Asisten Pelatih Amon Sunaryo setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap program pembinaan prestasi nasional.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari penyegaran jajaran kepelatihan sektor ganda campuran di Pelatnas. PBSI ingin menghadirkan perspektif baru agar perkembangan atlet dan kualitas program latihan dapat meningkat.
Baca Juga
Fajar/Fikri Juara Japan Open 2026, Kolaborasi Strategis BNI dan PBSI Bina Atlet Nasional
Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Eng Hian, menegaskan pergantian pelatih tidak hanya didasarkan pada hasil pertandingan dalam jangka pendek. Evaluasi mencakup perkembangan atlet, efektivitas latihan, dinamika pasangan, serta kesiapan menghadapi target besar.
“Pergantian pelatih bukan semata-mata melihat hasil pertandingan dalam jangka pendek. Kami melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap proses pembinaan, mulai dari perkembangan atlet, efektivitas program latihan, dinamika pasangan, hingga kesiapan sektor ini menghadapi target-target besar ke depan,” kata Eng Hian dalam keterangannya.
Baca Juga
Pembinaan PBSI dan BNI Bentuk Mental Juara, Tunggal Putri Indonesia Sukses Taklukkan China
Kandidat Pelatih Baru Sudah Dikantongi
PBSI juga menggunakan target dan indikator kinerja utama atau KPI sebagai acuan evaluasi. Hasil penilaian tersebut membuat organisasi menilai sektor ganda campuran membutuhkan penyegaran di jajaran pelatih.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































