JAKARTA, iNews.id - Pemerintah mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksiinfrastruktur pascabencana di Sumatera Barat (Sumbar) dan Sumatera Utara (Sumut) melalui sejumlah pekerjaan, mulai dari normalisasi alur sungai hingga perkuatan tebing. Upaya ini dilakukan untuk mengurangi risiko bencana sekaligus mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat di wilayah terdampak.
Penanganan pascabencana yang dilakukan bukan sekadar memperbaiki infrastruktur yang rusak, melainkan juga bagian dari dukungan terhadap program Asta Cita dalam mewujudkan ketahanan infrastruktur, sekaligus mengembalikan rasa aman, memulihkan aktivitas masyarakat, dan menumbuhkan kembali harapan akan masa depan yang lebih baik di wilayah terdampak.
Baca Juga
Kementerian PKP Alokasikan Rp2,2 Triliun untuk Kebut Pembangunan Huntap Korban Bencana Sumatra
Sekretaris Perusahaan PT Brantas Abipraya (Persero), Dian Sovana mengatakan, keterlibatan pihaknya dalam pembangunan pascabencana bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan wujud kehadiran negara dalam mendukung pemulihan masyarakat yang terdampak bencana, khususnya saat ini di Sumbar dan Sumatera Sumut.
Pengerjaan perkuatan tebing dengan bronjongperlindungan area pemukiman warga di Desa Pisang Palah, Deli Serdang, Sumatera Utara. (Foto: Ist)“Setiap pembangunan yang kami laksanakan dalam program rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana ini merupakan bagian dari komitmen untuk menghadirkan infrastruktur yang lebih siap menghadapi bencana. Kami bekerja sama dengan Kementerian PU untuk memastikan setiap pekerjaan, mulai dari normalisasi alur sungai hingga perkuatan tebing, benar-benar menjawab kebutuhan warga di lapangan,” ujar Dian dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026).
Baca Juga
Pemerintah Kembali Salurkan Hampir Rp1 Triliun Bantuan Bencana ke Aceh, Sumut dan Sumbar
Di Sumbar, penanganan dilakukan pada 10 wilayah, yaitu Kabupaten Kepulauan Mentawai, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Lima Puluh Kota, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kota Bukittinggi, Kota Payakumbuh, Kota Pariaman, dan Kota Padang.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































