Pramono Respons Kekhawatiran Mendagri soal Penerbitan Obligasi: Bukan Hambatan bagi Jakarta

4 weeks ago 26

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI JakartaPramono Anung merespons kekhawatiran yang disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian terkait kemampuan ibu kota melunasi utang dari rencana penerbitan obligasi daerah. Diketahui, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan menerbitkan obligasi senilai Rp3,5 triliun pada 2027.

Pramono menegaskan, nilai obligasi sebesar Rp3,5 triliun bukan menjadi hambatan bagi kondisi keuangan Jakarta. Menurutnya, kemampuan keuangan Jakarta melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) akan mampu melunasi pembayaran obligasi tersebut.

 Bisa Dicontoh Daerah Lain

Baca Juga

Pemprov DKI bakal Luncurkan Obligasi Rp3,5 Triliun, Pramono: Bisa Dicontoh Daerah Lain

"Sebenarnya obligasi Rp3,5 triliun bagi Jakarta itu bukan sebuah hambatan, dan pasti Jakarta akan bisa menyelesaikannya dengan baik, siapapun yang akan menjadi Gubernur di Jakarta, makanya kenapa kemudian tenornya 7 tahun," ujar Pramono di Balai Kota Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Pramono menambahkan, penerbitan obligasi ini merupakan salah satu skema creative financing yang dipilih Pemprov DKI Jakarta. Dia menyebut, rencana tersebut juga telah mendapat dukungan dari pemerintah pusat. 

Pramono Siap Luncurkan Obligasi Daerah Pertama Senilai Rp3,5 Triliun di 2027

Baca Juga

Pramono Siap Luncurkan Obligasi Daerah Pertama Senilai Rp3,5 Triliun di 2027

"Tetapi memang di dalam aturan, sekarang ini kami sudah mendapatkan dukungan atau persetujuan dari Kemenko Perekonomian," kata dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |