Presiden Hungaria Sulyok Dilengserkan, Era Loyalis Viktor Orban Berakhir

2 days ago 10

BUDAPEST, iNews.id - Presiden HungariaTamas Sulyok resmi menyetujui pengunduran dirinya dengan menandatangani amandemen konstitusi yang mengakhiri masa jabatannya mulai tengah malam, Minggu (19/7/2026) waktu setempat. Keputusan itu diambil setelah pemerintahan Perdana Menteri (PM) Peter Magyar melalui Partai Tisza mendorong perubahan undang-undang di parlemen untuk mencopot Sulyok, yang selama ini dianggap sebagai loyalis mantan PM Viktor Orban.

Sulyok memiliki waktu lima hari untuk menandatangani amandemen tersebut. Jika menolak, dia berisiko memicu krisis konstitusional berkepanjangan hingga menghadapi proses pemakzulan.

Pertahanan Siber Masih Lemah, Indonesia Gandeng Hungaria Analisis Serangan Malware

Baca Juga

Pertahanan Siber Masih Lemah, Indonesia Gandeng Hungaria Analisis Serangan Malware

Meski akhirnya menyetujui perubahan itu, Sulyok mengkritik keras pemerintahan Magyar. Dalam pernyataannya, dia menilai pemerintah telah melanggar prinsip supremasi hukum.

"Amandemen ini menandai titik kritis dalam demokrasi konstitusional Hungaria," kata Sulyok dilansir dari BBC.

Sungai Danube Meluap Gedung Parlemen Hungaria Nyaris Terendam Banjir

Baca Juga

Sungai Danube Meluap Gedung Parlemen Hungaria Nyaris Terendam Banjir

Dia juga mengatakan nilai-nilai inti masyarakat bebas telah diinjak-injak demi kekuasaan politik.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |