Batang, infojateng.id – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpuska) Kabupaten Batang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Lomba Wartawan Cilik Tingkat Kabupaten Batang untuk mengasah kreativitas, kemampuan literasi, dan berpikir kritis para pelajar.
Kegiatan tersebut diikuti ratusan siswa tingkat SMP/MTs/sederajat dan SMA/SMK/MA/sederajat dari berbagai sekolah di Kabupaten Batang. Bimtek berlangsung di Aula Bupati Batang, Kamis (3/9/2026).
Para peserta mendapatkan pembekalan dari budayawan dan jurnalis profesional mengenai dasar-dasar jurnalistik, teknik wawancara, penulisan berita, hingga pemahaman mengenai kode etik jurnalistik.
Bimtek tersebut menjadi bagian dari persiapan peserta sebelum mengikuti Lomba Wartawan Cilik. Pendaftaran lomba telah dibuka sejak 21 Agustus 2026 dan dijadwalkan berakhir pada 6 September 2026.
Kepala Disperpuska Batang Budiono mengatakan, pembekalan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam menghasilkan karya jurnalistik.
“Ini sebagai kegiatan pembekalan dan peningkatan kapasitas bagi peserta lomba, khususnya pelajar agar memiliki pengetahuan, keterampilan, dan pemahaman jurnalistik, serta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang informatif, kreatif, edukatif, dan sesuai dengan etika jurnalistik,” kata Budiono.
Menurut Budiono, Lomba Wartawan Cilik merupakan gagasan Bunda Literasi Batang Faelasufa Faiz yang kemudian didukung sejumlah pihak, termasuk Jawa Pos dan Bank Indonesia Tegal.
“Ucapan terima kasih kami sampaikan kepada Bunda Literasi Ibu Faelasufa atas gagasan dan inisiasinya. Ini adalah acara kolaborasi dan merupakan bagian dari program kegiatan BI Tegal sehingga terselenggara Lomba Wartawan Cilik,” ujarnya.
Bunda Literasi Batang Faelasufa Faiz mengatakan, kemampuan membaca dan menulis penting untuk terus diasah sejak usia sekolah.
Menurutnya, aktivitas tersebut dapat membantu membangun kemampuan berpikir kritis sekaligus berbagai keterampilan yang dibutuhkan generasi muda di masa depan.
Ia meminta para peserta tidak hanya berfokus pada perlombaan, tetapi juga memanfaatkan kegiatan tersebut untuk membangun kepercayaan diri dan kemampuan berkomunikasi.
“Kalian harus percaya diri, bisa networking sama orang. Itu adalah soft skill yang kalau kalian bawa di dunia pekerjaan. Kemampuan critical thinking, networking, ngobrol sama orang, kemampuan menulis, berpendapat dengan runtut, itu adalah kemampuan-kemampuan yang sangat penting untuk dimiliki adik-adik untuk masa depan,” tutur Faelasufa.
Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara maksimal. Selain meningkatkan kemampuan jurnalistik, kegiatan tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pelajar untuk memperoleh pengalaman dan pengetahuan baru.
“Manfaatkan momen kegiatan ini secara maksimal sehingga mendapatkan pembelajaran, bekal ilmu, dan transfer knowledge,” ujarnya. (eko/redaksi)

1 day ago
5













































