Pati, Infojateng.id – Gelombang dukungan terhadap Bupati Pati, Sudewo, terus menguat. Menjelang persidangan di Pengadilan Tipikor Semarang, ratusan relawan dari 21 kecamatan se-Kabupaten Pati menggelar rapat koordinasi dan konsolidasi besar-besaran sebagai bentuk kesiapan mengawal jalannya proses hukum yang menjerat pemimpin pilihan rakyat tersebut.
Konsolidasi yang dipimpin H. Mudasyir dan Fathurrahman itu menjadi penegasan bahwa barisan pendukung Sudewo masih solid, militan, dan tidak akan tinggal diam. Perwakilan dari seluruh kecamatan hadir untuk menyatukan langkah dan memastikan kekuatan relawan siap bergerak menuju Semarang saat persidangan digelar.
“Kami siap mengawal persidangan Pak Sudewo. Relawan dari seluruh kecamatan sudah menyatakan kesiapan untuk hadir memberikan dukungan penuh,” tegas Fathurrahman.
Tak tanggung-tanggung, sedikitnya 1.000 relawan ditargetkan turun langsung ke Semarang. Kehadiran mereka bukan sekadar menunjukkan solidaritas, melainkan juga menjadi pesan bahwa Sudewo tidak berjuang sendirian menghadapi proses hukum yang kini menjadi sorotan publik.
“Minimal seribu orang akan kami hadirkan. Ini bukti bahwa pendukung Sudewo tetap solid, tetap kompak, dan tidak bisa dipatahkan oleh situasi apa pun,” ujarnya disambut semangat peserta konsolidasi.
Di hadapan para relawan, muncul keyakinan kuat bahwa perkara yang menjerat Sudewo tidak semata-mata persoalan hukum. Banyak pendukung menilai terdapat aroma kepentingan politik yang berusaha menghambat kepemimpinan dan program-program pembangunan yang selama ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Kabupaten Pati.
Menurut mereka, Sudewo dikenal sebagai sosok pemimpin yang tegas, berani mengambil keputusan, dan fokus membangun daerah. Karena itu, tidak sedikit yang menduga ada pihak-pihak tertentu yang merasa terusik dengan arah pembangunan yang sedang berjalan.
“Kami meyakini kasus ini sarat kepentingan politik. Ada pihak-pihak yang tidak menghendaki Kabupaten Pati dipimpin oleh figur yang tegas, berpihak kepada rakyat, dan konsisten membangun daerah sesuai kebutuhan masyarakat,” ujar salah satu perwakilan relawan.
Meski demikian, para relawan menegaskan akan tetap menghormati proses hukum yang berlangsung. Mereka berkomitmen menjaga ketertiban selama aksi pengawalan dan berharap majelis hakim dapat memutus perkara secara adil, objektif, dan bebas dari intervensi pihak mana pun.
“Kami akan terus mengawal persidangan sampai tuntas. Kami ingin proses hukum berjalan jujur, transparan, dan menghasilkan keadilan yang sebenar-benarnya,” pungkas Fathurrahman.
Dengan semakin solidnya barisan relawan dari 21 kecamatan, dukungan terhadap Sudewo dipastikan tidak akan surut. Menjelang sidang di Semarang, ribuan pendukung bersiap menunjukkan kekuatan moral dan solidaritas mereka dalam mengawal proses hukum hingga akhir. (*)

11 hours ago
4










































