Sosiolog Soroti Pertemuan Jokowi-Budi Arie: Tidak Ada Pertemuan yang Tak Bermakna Politik

6 hours ago 4

JAKARTA, iNews.id - Sosiolog Musni Umar menilai pertemuan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dengan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi yang kemudian diwarnai pernyataan mengenai percepatan pemilu memiliki makna dan tujuan politik.

Hal ini disampaikan Musni dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Bisik-Bisik Percepatan Pemilu, Siapa Mengusik?' yang disiarkan di iNews, Selasa (15/9/2026).

 Jokowi Mungkin Kecewa dengan Prabowo

Baca Juga

Islah Bahrawi Duga Video Budi Arie Sengaja Dibocorkan: Jokowi Mungkin Kecewa dengan Prabowo

"Jadi saya maknai pertemuan Jokowi dengan Budi Arie dan teman-teman punya makna politik dan punya tujuan politik. Itulah politik itu sendiri," ujar Musni.

Musni kemudian mengutip pandangan Profesor Deliar Noer yang pernah disampaikannya saat masih menjadi mahasiswa. Menurutnya, setiap pertemuan yang melibatkan politisi atau tokoh selalu memiliki makna politik.

 Terlalu Halu!

Baca Juga

Budi Arie Dikaitkan Demo 27 Agustus, Kuasa Hukum: Terlalu Halu!

"Profesor Deliar Noer ini seorang warga negara Indonesia yang pertama memperoleh doktor, eh PhD dari Cornell University, Amerika. Dia menyampaikan pada kita, waktu saya mengikuti kuliah itu, pertemuan para politisi itu, atau tokoh, tokoh itu ya, itu selalu mengandung arti politik, tidak ada pertemuan yang tidak memberi makna politik itu sendiri," katanya.

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |