Tangan Kebas hingga Sulit Digerakkan setelah Tidur, Kenali Gejala Saturday Night Palsy

7 hours ago 5

JAKARTA, iNews.id – Pernah terbangun dari tidur dan mendapati tangan terasa kebas, lemas, bahkan sulit digerakkan? Kondisi yang sering membuat panik ini ternyata bisa disebabkan oleh Saturday Night Palsy, yaitu gangguan sementara pada saraf akibat tekanan berkepanjangan saat tidur.

Dokter sekaligus influencer kesehatan, dr Adam Prabata, menjelaskan Saturday Night Palsy umumnya terjadi ketika saraf radial di lengan mengalami penekanan dalam waktu lama. Kondisi ini sering dipicu oleh posisi tidur yang kurang tepat, misalnya saat lengan tertindih kepala sendiri atau orang lain.

Hanya Hitungan Jam, 2.000 Imigran Gelap Maroko Berenang Seberangi Laut Masuk Spanyol

Baca Juga

Hanya Hitungan Jam, 2.000 Imigran Gelap Maroko Berenang Seberangi Laut Masuk Spanyol

"Pernah mengalami lengan kebas dan tidak bisa digerakkan seperti di video ini? Kondisi ini namanya Saturday Night Palsy yang disebabkan oleh penekanan berkepanjangan pada saraf di lengan," tulis dr. Adam dalam unggahan di akun Instagram pribadinya, dikutip Jumat (31/7/2026).

Dia menjelaskan, tekanan yang terjadi dalam waktu lama dapat menghambat aliran darah ke saraf radial sekaligus memberikan tekanan mekanis. Akibatnya, fungsi saraf terganggu untuk sementara waktu.

Awas! Pembakar Lahan di Kubu Raya Kalbar Terancam Pidana, Bakal Ditindak Tegas

Baca Juga

Awas! Pembakar Lahan di Kubu Raya Kalbar Terancam Pidana, Bakal Ditindak Tegas

"Bila seseorang tidur lama di atas lengan kalian, maka tekanan bisa terjadi di saraf radial yang dapat berujung pada penurunan aliran darah dan penekanan secara mekanik ke saraf," katanya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |