Trump Ingin Rebut Selat Hormuz, Iran Beri Respons Keras: Berbahaya!

1 week ago 16

TEHERAN, iNews.id - Iran tidak akan mengizinkan Amerika Serikat (AS) ikut campur dalam mengelola Selat Hormuz. Serangan terbaru militer AS ke wilayah Iran, Senin (13/7/2026), memaksa Teheran kembali menutup total jalur perairan strategis bagi pasokan energi dunia tersebut.

“Petualangan dan tindakan jahat Washington yang berulang kali untuk ikut campur dalam pengelolaan Selat Hormuz telah sangat membahayakan keamanan kawasan,” bunyi pernyataan Markas Besar Pusat Khatam Al Anbiya, seperti dilaporkan stasiun televisi IRIB.

 Kita Adalah Malaikat Pelindung

Baca Juga

Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Adalah Malaikat Pelindung

Iran akan menindak tegas setiap upaya untuk mengganggu stabilitas di jalur pelayaran penting bagi kapal dagang dan tanker oleh AS.

AS membuat rute sendiri di Selat Hormuz, di luar jalur yang ditentukan Iran. Kapal-kapal yang melintasi rute pilihan AS tersebut tidak mengajukan izin ke militer Iran saat melintasi Selat Hormuz sehingga menjadi target serangan.

AS Gempur Iran Lagi, Ledakan Guncang Bandar Abbas Pesisir Selat Hormuz

Baca Juga

AS Gempur Iran Lagi, Ledakan Guncang Bandar Abbas Pesisir Selat Hormuz

Militer Iran juga memperingatkan negara-negara di kawasan agar tidak bekerja sama dengan AS.

Peringatan keras itu disampaikan Khatam Al Anbiya setelah Presiden Donald Trump mengatakan AS kemungkinan akan mengambil alih operasional di Selat Hormuz. Trump juga berharap negara-negara lain membayar AS untuk menjamin keamanan di Selat Hormuz.

AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS

Baca Juga

AS-Iran Kembali Saling Serang, Teheran Klaim Tutup Selat Hormuz dan Hantam Pangkalan Militer AS

"Kita akan menjaganya. Kita akan dibayar dengan uang dalam jumlah besar untuk menjaganya. Kita ingin mendapat penggantian biaya karena menempatkan prajurit-prajurit kita dalam bahaya," kata Trump, dalam wawancara dengan Fox News.

Editor: Anton Suhartono

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |