WASHINGTON, iNews.id - Kapal tanker gas alam cair (LNG) Amerika Serikat (AS) menjadi target serangan drone di Mesir, Rabu (29/7/2026). Sebuah drone menyerang kapal bernama Energos Winter itu saat sedang berlabuh di pelabuhan Damietta.
Serangan itu meningkatkan kekhawatiran bahwa perang di Timur Tengah bisa menyebar ke infrastruktur minyak dan gas di seluruh kawasan. Sebelumnya kilang-kilang minyak Arab Saudi juga menjadi target serangan kelompok-kelompok milisi pro-Iran, termasuk Houthi Yaman.
Baca Juga
Ancaman Keras Iran: Tak Akan Izinkan Kapal dari Negara Ini Lintasi Selat Hormuz
Presiden AS Donald Trump bereaksi atas serangan tersebut seraya berjanji akan memberikan pembalasan yang sangat keras.
"Baiklah, saya bisa sampaikan laporan kepada Anda. Saya telah diberi pengarahan. Ini sedikit lebih dari hal serupa, tapi akan segera membaik," katanya, kepada wartawan, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (30/7/2026).
Baca Juga
Trump Sudah Paham Akal-akalan Netanyahu, Ingin AS Terus Perang Lawan Iran
Trump melanjutkan militernya akan kembali menyerang Iran sangat keras.
"Kita akan menyerang mereka sangat keras, karena sekarang giliran kita untuk menyerang mereka. Mereka tahu itu (pembalasan) akan terjadi," ujarnya.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































