Tutup Jambore Kwaran Cepogo, Ketua Kwarcab Boyolali Tekankan Pembentukan Karakter Generasi Muda

1 day ago 8

Boyolali, infojateng.id – Wakil Bupati Boyolali sekaligus Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Boyolali, Dwi Fajar Nirwana, resmi menutup kegiatan Jambore Kwartir Ranting (Kwaran) Cepogo di Lapangan Desa Paras, Kecamatan Cepogo, Jumat (14/8/2026).

Kegiatan perkemahan yang digelar selama dua hari yakni Kamis dan Jumat (13-14/8/2026) tersebut diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Pramuka.

Jambore ini diikuti oleh ratusan Pramuka Penggalang tingkat SD dan MI se-Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali.

Ketua Kwaran Cepogo, Cakep Suroto, menjelaskan bahwa rangkaian agenda Jambore meliputi perkemahan edukatif hingga prosesi Renungan Ulang Janji.

“Peserta perkemahan ini diwakili oleh 10 Pramuka Penggalang dari 47 SD/MI di wilayah Kwaran Cepogo, sehingga total ada 470 anak. Jika digabung dengan unsur Mabigus, Mabiran, dan Forkopincam, total pendamping mencapai 650 orang,” ujar Cakep usai upacara penutupan.

Cakep menambahkan, puncak upacara penutupan diikuti oleh sekitar 1.200 pelajar dari berbagai tingkatan, mulai dari SD 600 siswa, SMP 200 siswa, dan SMA 400 siswa.

Pada kesempatan itu, panitia juga menyerahkan hadiah untuk berbagai kategori lomba, seperti lomba kebersihan dan keamanan, regu tergiat, regu tercerdas, hingga juara umum.

“Harapan kami kegiatan ini tetap berjalan sebagai wadah melatih kemandirian anak. Minimal mereka bisa mengurus diri sendiri, dan syukur bisa membantu orang tua serta masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Wabup Dwi Fajar Nirwana yang bertindak sebagai Pembina Upacara meminta seluruh peserta untuk mempraktikkan keterampilan dan ilmu yang didapat selama Jambore dalam kehidupan sehari-hari.

“Semoga Jambore Ranting ini terus berkembang, tidak hanya secara kuantitas tetapi juga kualitas pembinaan pendidikan Pramuka,” tegas sosok yang akrab disapa Kakak Fajar tersebut.

Ia juga mengajak seluruh pihak menjadikan Gerakan Pramuka sebagai sarana pembentukan karakter generasi muda dalam menyongsong visi nasional.

“Mari kita jadikan Gerakan Pramuka sebagai wadah melahirkan generasi penerus bangsa yang cerdas, mandiri, terampil, berakhlak mulia, peduli lingkungan, serta mendukung swasembada pangan demi Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |