UNY Dorong Perempuan Diaspora Indonesia di Malaysia Mandiri lewat AI

1 month ago 40

YOGYAKARTA, iNews.idUniversitas Negeri Yogyakarta (UNY) menghadirkan inovasi pengabdian masyarakat bertaraf internasional untuk memperkuat kemandirian ekonomi perempuan diaspora Indonesia di Malaysia. Tidak sekadar memberikan pelatihan biasa, program ini mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) demi mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Program bertajuk Sustainable AI-Driven Assistance for Strengthening Psychological and Financial Well-Being to Promote Economic Self-Reliance among Indonesian Women Diaspora in Malaysia ini diinisiasi oleh Direktorat Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRPM) UNY bersama Pusat Unggulan IPTEKS (PUI) Green Technology & Artificial Intelligence UNY.

 Seperti Bareng Keluarga

Baca Juga

Diaspora RI di Prancis Bahagia Salat Idul Adha Bersama Prabowo: Seperti Bareng Keluarga

Bekerja sama dengan Ketua PCI Muslimat NU Malaysia, Mimin Mintarsih, kegiatan edukasi teknologi ini digelar di Markaz PCINU Malaysia, Kuala Lumpur, Sabtu (4/7/2026).

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), Prof. Wawan Sundawan Suherma, mengatakan program ini dirancang khusus untuk menjawab persoalan nyata yang dihadapi perempuan diaspora Indonesia, khususnya para pekerja migran dan pelaku usaha rumahan di Negeri Jiran.

Pemerintah-DPR Sepakat Bantuan Bencana Sumatra dari Diaspora di Malaysia Boleh Masuk

Baca Juga

Pemerintah-DPR Sepakat Bantuan Bencana Sumatra dari Diaspora di Malaysia Boleh Masuk

"Program ini bukan hanya meningkatkan kemampuan mengelola keuangan, tetapi juga memperkuat kesehatan psikologis dan memanfaatkan teknologi AI agar para perempuan diaspora memiliki kemandirian ekonomi yang berkelanjutan," ujar Prof. Wawan dalam keterangannya, Minggu (5/7/2026).

Prof Wawan menegaskan, program internasional ini selaras dengan empat target utama SDGs global, yaitu SDGs 1 tanpa kemiskinan, SDGs 4 pendidikan berkualitas, SDGs 5 kesetaraan gender dan SDGs 17 kemitraan untuk mencapai tujuan 

Mengenal Platform AID-Well Berbasis AI

Dalam pelaksanaannya, para peserta memperoleh pelatihan bertema "Keuangan Keluarga yang Sehat dan Berdaya" sebagai bagian dari program pendampingan selama satu tahun penuh.

Seluruh proses ini didukung oleh platform digital inovatif bernama AI-Diaspora Wellness & Finance (AID-Well). Platform ini mengintegrasikan layanan kesehatan psikologis, literasi keuangan, hingga perencanaan usaha yang semuanya berbasis AI.

Peserta yang datang dari wilayah Kuala Lumpur, Selangor, hingga Johor Bahru dibekali berbagai strategi finansial praktis oleh pemateri Hilmy Pradana Sundawan, di antaranya memisahkan dengan tegas keuangan keluarga dan keuangan usaha. Alokasi anggaran untuk kebutuhan, keinginan, dan tabungan dan prinsip "bayar diri sendiri lebih dulu" untuk tabungan masa depan.

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |