Pati, infojateng.id – Polresta Pati kembali menyalurkan 72.000 liter air bersih untuk membantu warga yang terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Bantuan tersebut didistribusikan ke delapan desa yang tersebar di enam kecamatan.
Penyaluran air bersih secara simbolis dilepas Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit dari halaman Mapolresta setempat, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 09.30 WIB.
Sebanyak sembilan kendaraan tangki dengan kapasitas masing-masing 8.000 liter diberangkatkan untuk mendistribusikan bantuan.
Air bersih tersebut menyasar Desa Tanjungsekar dan Triguno di Kecamatan Pucakwangi, Desa Tondokerto di Kecamatan Jakenan, Desa Mintorahayu di Kecamatan Winong, Desa Gebang di Kecamatan Gabus, Desa Pesagi di Kecamatan Kayen, serta Desa Keben dan Maitan di Kecamatan Tambakromo.
Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit mengatakan penyaluran air bersih merupakan bentuk kepedulian sekaligus upaya menghadirkan Polri di tengah masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar akibat musim kemarau.
“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran Polresta Pati di tengah masyarakat. Kami ingin membantu warga yang saat ini mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau dan kekeringan,” kata Sigit.
Menurutnya, air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus mendapat perhatian bersama. Karena itu, bantuan diarahkan ke wilayah yang berdasarkan pemantauan mengalami kekurangan air.
“Air bersih merupakan kebutuhan yang sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan ini, kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat dan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.
Sigit menjelaskan pendistribusian bantuan dilakukan berdasarkan pemetaan dan koordinasi dengan Polsek jajaran, pemerintah desa, serta pemangku kepentingan terkait. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan tepat sasaran dan diterima warga yang benar-benar membutuhkan.
“Kami terus melakukan monitoring terhadap wilayah-wilayah yang mengalami kekurangan air bersih. Kami juga berkoordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah desa dan stakeholder lainnya agar penanganan dampak kekeringan ini dapat dilakukan secara bersama-sama,” jelasnya.
Selain menyalurkan bantuan, Polresta Pati mengajak masyarakat menggunakan air secara bijak dan menjaga sumber air yang masih tersedia selama musim kemarau.
“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan sumber air. Gunakan air secara bijak dan sesuai kebutuhan. Apabila ada wilayah yang mengalami kesulitan air bersih, segera komunikasikan dengan pihak terkait sehingga dapat dicarikan solusi bersama,” imbuhnya.
Polresta Pati memastikan pemantauan terhadap wilayah yang terdampak kekeringan akan terus dilakukan. Penyaluran air bersih juga akan disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Kami ingin memastikan kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat. Tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam memberikan pelayanan serta membantu masyarakat menghadapi berbagai persoalan sosial dan kemanusiaan,” pungkas Sigit.
Masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian, menghadapi kondisi darurat, atau memerlukan kehadiran petugas di lapangan dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk menyampaikan laporan maupun pengaduan. (eko/redaksi)

11 hours ago
4
















































