Bikin Geger! Macan Kumbang Masuk Permukiman Warga Batang, Dievakuasi Pakai Bius

11 hours ago 4

Batang, infojateng.id — Seekor macan kumbang masuk ke permukiman warga di Dukuh Ngasinan, Desa Gunungsari, Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Rabu (12/8/2026) pagi. Satwa liar dilindungi itu sempat masuk ke kandang dan rumah warga serta memangsa sejumlah hewan ternak.

Macan kumbang tersebut akhirnya berhasil dievakuasi tim gabungan setelah warga mengurungnya di dalam rumah sambil menunggu petugas datang.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Batang Wawan Nurdiansyah mengatakan laporan keberadaan macan kumbang diterima sekitar pukul 05.30 WIB.

BPBD kemudian berkoordinasi dengan kepolisian, pengelola Safari Beach, serta Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Tengah untuk melakukan evakuasi.

“Segera bergerak bersama-sama. Kami tadi titik kumpul di Alun-Alun Bawang, kemudian ke lokasi bersama-sama. Tim gabungan kemudian melakukan evakuasi dengan cara membius macan kumbang tersebut agar dapat ditangani dengan aman,” kata Wawan.

Masuk Rumah Warga dan Memangsa Ternak

Sebelum petugas tiba, warga menemukan macan kumbang masuk ke kandang ayam hingga rumah milik warga. Warga kemudian menutup seluruh akses rumah agar satwa tersebut tidak keluar ke permukiman.

Menurut warga setempat, Slamet, macan kumbang berwarna hitam itu sempat memangsa sejumlah hewan ternak milik Turyono, warga RT 016/RW 003, Dukuh Ngasinan.

“Macan kumbang tersebut dilaporkan memangsa ayam dan marmut sebelum masuk ke dalam rumah warga,” ujar Slamet.

Petugas kemudian mengamankan lokasi dan membatasi akses warga menuju rumah tempat satwa tersebut berada. Langkah itu dilakukan untuk mencegah warga mendekati macan kumbang sekaligus memastikan proses evakuasi berlangsung aman.

Kaki Macan Kumbang Terluka

Dalam proses evakuasi, petugas mendapati salah satu kaki macan kumbang mengalami luka. Setelah berhasil dibius, satwa tersebut dibawa ke Safari Beach untuk mendapatkan penanganan dan perawatan awal.

“Memang ada salah satu kakinya yang terluka. Saat ini dibawa ke Safari Beach dulu untuk penanganan dan perawatan,” jelas Wawan.

Selanjutnya, penanganan macan kumbang tersebut akan dilakukan BKSDA Jawa Tengah sesuai kewenangannya dalam menangani satwa liar yang dilindungi.

Wawan mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah satwa tersebut nantinya akan dilepasliarkan kembali ke habitatnya atau mendapatkan penanganan lain.

“Itu nanti kewenangannya BKSDA yang menangani satwa liar,” tegasnya.

Macan kumbang merupakan satwa yang dilindungi sehingga proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan sejumlah pihak dan menghindari kontak langsung antara satwa dengan warga.

Pemerintah daerah mengimbau masyarakat tidak mendekati ataupun mengambil tindakan sendiri apabila menemukan satwa liar di sekitar permukiman.

Warga diminta segera melaporkan temuan tersebut kepada petugas agar proses penanganan dan evakuasi dapat dilakukan secara aman serta sesuai prosedur. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |