LUMAJANG, iNews.id - Gunung Semeru kembali meletus Kamis (20/8/2026) hari ini. Letusan ini memuntahkan kolom abu setinggi 1.100 meter atau 1,1 kilometer (km) di atas puncak.
Berdasarkan laporan petugas pengamatan gunung api Liswanto AP, erupsi terjadi pukul 09.17 WIB. Kolom abu vulkanis teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas sedang bergerak ke arah utara.
Baca Juga
Gunung Anak Krakatau Erupsi 20 Kali, 4 Kecamatan di Lampung Diguyur Hujan Abu
"Terjadi erupsi Gunung Semeru pada hari Kamis, 20 Agustus 2026, pukul 09:17 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 1.100 meter di atas puncak," tulis Badan Geologi dikutip Kamis (20/8/2026).
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mengeluarkan sejumlah rekomendasi terkait aktivitas erupsi Gunung Semeru. Masyarakat diminta tidak beraktivitas apa pun di sektor tenggara sepanjang Besuk Kobokan sejauh 13 km dari puncak atau pusat erupsi.
Baca Juga
Gunung Lewotobi Laki-Laki Erupsi, Muntahkan Abu Vulkanik 800 Meter
Di luar jarak tersebut, warga juga diminta tidak melakukan aktivitas dalam radius 500 meter dari tepi sungai atau sempadan sungai di sepanjang Besuk Kobokan. Wilayah tersebut berpotensi terdampak perluasan awan panas dan aliran lahar hingga jarak 17 kilometer dari puncak Gunung Semeru.
PVMBG juga meminta masyarakat tidak beraktivitas dalam radius 5 kilometer dari kawah atau puncak Gunung Semeru. Kawasan tersebut dinilai rawan terhadap bahaya lontaran batu pijar akibat aktivitas erupsi.
Baca Juga
Gunung Lewotobi Laki-laki Meletus, Muntahkan Kolom Abu Setinggi 1 Km ke Langit
Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai potensi awan panas, guguran lava, dan lahar di sepanjang aliran sungai maupun lembah yang berhulu di puncak Gunung Semeru. Beberapa wilayah aliran yang perlu mendapat perhatian yakni Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat.
Editor: Donald Karouw
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
















































