Jepara, infojateng.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pengelolaan pariwisata berkelanjutan di Karimunjawa dengan membentuk Tim Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan.
Langkah itu diharapkan mampu menyatukan arah kebijakan sekaligus memperkuat kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, pelestarian lingkungan, dan penguatan budaya lokal.
Komitmen tersebut ditandai melalui Pertemuan Koordinasi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Karimunjawa yang digelar di Aula Sultan Hadlirin, Kabupaten Jepara, Selasa (30/6/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Jepara juga menyosialisasikan Surat Keputusan (SK) Bupati Jepara Nomor 500.13.2.1/103 Tahun 2026 tentang Tim Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan di Karimunjawa.
Tim tersebut terdiri atas enam kelompok kerja (pokja), yakni Pokja Penguatan Kelembagaan, Pokja Sumber Daya Manusia, Pokja Penguatan Sarana dan Prasarana, Pokja Sosial Budaya, Pokja Sumber Daya Alam, serta Pokja Promosi dan UMKM.
Masing-masing pokja memiliki tugas menyusun program dan langkah strategis sesuai bidangnya untuk mendukung pengembangan pariwisata Karimunjawa secara terpadu.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Jepara, Ali Hidayat, mengatakan pembentukan tim tersebut menjadi langkah penting dalam menyatukan seluruh elemen yang terlibat dalam pengelolaan destinasi wisata unggulan tersebut.
“Karimunjawa merupakan aset pariwisata yang harus dikelola secara berkelanjutan. Melalui tim ini, kami ingin memastikan setiap pemangku kepentingan memiliki peran yang jelas, saling bersinergi, serta bersama-sama menyusun langkah nyata agar pengembangan pariwisata tetap menjaga keseimbangan antara aspek ekonomi, sosial budaya, dan kelestarian lingkungan,” ujarnya.
Selain sosialisasi SK Bupati, kegiatan juga diisi dengan diskusi kelompok sesuai bidang tugas masing-masing pokja.
Dalam forum tersebut, setiap kelompok mengidentifikasi berbagai persoalan, tantangan, sekaligus potensi yang dimiliki Karimunjawa untuk kemudian dirumuskan menjadi rencana aksi pengembangan selama tiga tahun ke depan.
Melalui forum koordinasi ini, Pemkab Jepara berharap seluruh pokja dapat bekerja secara sinergis sehingga pengembangan Karimunjawa tidak hanya meningkatkan daya saing sebagai destinasi wisata unggulan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, memperkuat nilai-nilai sosial budaya, serta menjaga kelestarian ekosistem yang menjadi daya tarik utama kepulauan tersebut. (eko/redaksi)

19 hours ago
1

















































