
Kwarcab Gerakan Pramuka Jepara dikukuhkan sebagai salah satu kwartir paling dinamis dalam Rakerda Kwarda Jawa Tengah di Puskepram “Candra Birawa”, Karanggeneng, Kota Semarang, Kamis (12/2/2026). - ()
Semarang, infojateng.id – Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Jepara kembali menorehkan tinta emas dalam peta kepramukaan di Jawa Tengah. Jepara berhasil mengukuhkan diri sebagai salah satu kwartir paling dinamis.
Hal itu mengemuka di tengah perhelatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Kwarda Jawa Tengah bertempat di Pusat Kegiatan Pramuka (Puskepram) “Candra Birawa”, Karanggeneng, Kota Semarang, Kamis (12/2/2026).
Rakerda yang menjadi ajang konsolidasi tahunan ini dihadiri oleh utusan dari 35 Kwartir Cabang se-Jawa Tengah. Acara dibuka secara resmi oleh Ketua Kwarda Jawa Tengah, Prof. Ir. S. Budi Prayitno.
Dalam sambutannya, tokoh yang akrab disapa Kak Budi ini menekankan pentingnya sinergi dan relevansi gerakan pramuka terhadap tantangan zaman.
Agenda utama Rakerda kali ini mengusung misi strategis, yakni evaluasi dan proyeksi jangka panjang.
Terdapat tiga poin krusial yang dibahas secara mendalam yaitu evaluasi tahun 2025 yang menyampaian laporan pertanggungjawaban kegiatan yang telah tuntas dilaksanakan sepanjang tahun lalu sebagai tolok ukur efektivitas organisasi.
Kemudian pemantapan tahun 2026 yaitu penyusunan detail program kerja tahun berjalan untuk memastikan seluruh agenda Kwarda dan Kwarcab selaras.
Sedangkan proyeksi tahun 2027 yakni Perumusan kerangka dasar rencana kegiatan guna menjamin keberlanjutan pembinaan karakter peserta didik secara sistematis.
Momen puncak yang menggetarkan aula Puskepram terjadi saat sesi penganugerahan penghargaan hasil penilaian Kwarda terhadap kinerja Kwarcab se-Jawa Tengah. Kwarcab Jepara secara resmi ditetapkan sebagai Tergiat 1 Golongan Madya.
Penyerahan Tunggul Kejuaraan ini menjadi bukti nyata atas dedikasi dan konsistensi Kwarcab Jepara dalam mengelola organisasi serta membina anggota muda di Bumi Kartini.
Prestasi ini disambut hangat sebagai buah manis dari kerja keras kolektif seluruh elemen kepramukaan di Jepara.
“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan manifestasi dari semangat tiji tibeh—mati siji mati kabeh, mukti siji mukti kabeh. Ini adalah keberhasilan seluruh pembina dan adik-adik pramuka di Jepara,” ungkap Kak Totok yang menjadi salah satu delegasi Kwarcab Jepara di sela-sela acara.
Keberhasilan meraih predikat Tergiat 1 Madya ini menjadi modal sosial yang kuat bagi Kwarcab Jepara untuk menyongsong agenda besar tahun 2026, termasuk persiapan menuju Jambore Nasional XII.
Rakerda ini bukan sekadar ajang lapor-melapor, melainkan momentum bagi Jepara untuk membuktikan bahwa pembinaan karakter melalui kepramukaan tetap menjadi arus utama pendidikan non-formal yang solid.
Dengan hasil Rakerda ini, arah gerak Pramuka Jawa Tengah, khususnya Jepara, kini semakin terukur untuk mewujudkan generasi yang unggul dan berkarakter pada tahun-tahun mendatang. (eko/redaksi)

19 hours ago
13

















































