JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan korbanmeninggal dunia akibat gempa bumi Magnitudo (M) 7,7 yang mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8/2026) terus bertambah. Hingga Kamis (20/8/2026) pukul 16.00 WIB, tercatat 75 orang meninggal dunia dan 907 orang mengalami luka-luka.
Plt Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton Suar Pelita Panjaitan menjelaskan, jumlah korban meninggal dunia bertambah empat orang dibandingkan data sebelumnya yang mencapai 71 orang.
Baca Juga
Update Korban Gempa NTT, Pengungsi Bertambah jadi 82.691 Jiwa, 72 Meninggal
“Hingga saat ini mencapai 75 jiwa. Di mana kemarin kami memberitakan 71 jiwa, hari ini bertambah 4 jiwa, dengan rincian di Kabupaten Sikka bertambah 2, Kabupaten Manggarai bertambah 1, Nagekeo bertambah 1,” kata Berton dalam konferensi pers, Kamis (20/8/2026).
Berton menambahkan, BNPB juga mencatat jumlah korban luka bertambah sembilan orang. Sebelumnya, korban luka tercatat 898 orang dan kini menjadi 907 orang. Tambahan korban luka tersebut seluruhnya berasal dari Kabupaten Ngada.
Baca Juga
Purbaya Soroti Penyaluran Bantuan Gempa NTT Tak Merata: Seperti Enggak Ada Koordinasi Daerah-Pusat
“Demikian juga korban yang luka sebanyak 907 jiwa, yang semula 898 jiwa. Untuk hari ini kami mendapatkan data tambahan 9 jiwa, yaitu berasal dari Kabupaten Ngada,” tuturnya.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
















































