LONDON, iNews.id - Aturan kartu kuning bagi pemain yang melepas jersey saat merayakan gol mulai mendapat sorotan. 76 persen penggemar sepak bola menyatakan pemain seharusnya boleh melakukan selebrasi tersebut tanpa hukuman kartu.
Perdebatan mengenai aturan selebrasi gol kembali mencuat setelah penelitian terbaru dari Gillette mengungkap sikap mayoritas penggemar terhadap larangan melepas jersey. Hasil survei itu memperlihatkan adanya dorongan kuat untuk meninjau kembali aturan yang sudah lama diterapkan dalam sepak bola profesional.
Baca Juga
Chelsea Bidik Gelandang Arsenal, Xabi Alonso Jadi Dalang Transfer Mengejutkan
Sebanyak 76 persen penggemar yang menjadi responden setuju pemain seharusnya diperbolehkan melepas jersey ketika merayakan gol besar tanpa langsung menerima kartu kuning. Angka tersebut menunjukkan tingginya dukungan terhadap selebrasi yang dianggap sebagai bagian dari luapan emosi pemain.
Dorongan untuk menghapus hukuman tersebut bahkan cukup besar. Sekitar satu dari dua penggemar ingin kartu kuning akibat melepas jersey dihapus sepenuhnya. Sementara itu, 29 persen lainnya menilai wasit seharusnya memberikan pengecualian ketika selebrasi dilakukan dalam momen-momen tertentu.
Baca Juga
MU Buka Pintu Pinjamkan Striker ke Juventus, Buka Opsi Permanen
Selebrasi Gol Dianggap Bagian dari Emosi Pertandingan
Hasil penelitian itu juga memperlihatkan alasan penggemar menilai aturan tersebut layak dipertimbangkan kembali. Melepas jersey setelah mencetak gol dipandang sebagai simbol gairah dan emosi yang muncul secara spontan dalam pertandingan.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
















































