BPKPAD Batang Luncurkan “Koneksi”, Tingkatkan Efektifitas Kinerja ASN

7 hours ago 1

Batang, infojateng.id – Badan Pengelolaan Keuangan, Pendapatan dan Aset Daerah (BPKPAD) Batang meluncurkan Koneksi (Knowledge and Office Collaboration System) untuk mempercepat layanan administrasi dan meningkatkan efektivitas kerja Aparatur Sipil Negara (ASN).

Sistem tersebut dirancang untuk mengintegrasikan informasi, dokumen kerja, serta berbagai layanan kepegawaian dalam satu platform digital.

Dengan demikian, proses yang sebelumnya dilakukan secara terpisah dapat diakses dan dikelola melalui sistem yang saling terhubung.

Penjabat (Pj.) Sekretaris Daerah (Sekda) Batang Sri Purwaningsih mengatakan, digitalisasi layanan dibutuhkan untuk mendukung pekerjaan di lingkungan pemerintahan yang semakin banyak memanfaatkan teknologi informasi.

“Tujuan utamanya agar segala keperluan administrasi di BPKPAD makin mudah dan cepat. Layanan meliputi data kepegawaian agar apabila dibutuhkan oleh BKPSDM, tidak perlu memakan waktu namun langsung melalui sistem yang terkoneksi. Ada pula untuk memudahkan pengajuan Propemperda hingga cuti ASN,” kata Sri usai peluncuran Koneksi di Aula Kantor Bupati Batang, Selasa (22/9/2026).

Menurutnya, ASN saat ini dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pekerjaan.

Namun, penerapannya tetap perlu dievaluasi secara berkala. Sistem yang telah berjalan dengan baik dapat dikembangkan, sementara bagian yang masih memiliki kekurangan harus terus diperbaiki.

“Setelah peluncuran Koneksi, lakukan evaluasi. Apabila sudah baik, bisa dilanjutkan, tapi bila ada kekurangan, terus lakukan perbaikan agar sempurna sesuai harapan,” tegasnya.

Inisiator Koneksi, ASN BPKPAD Batang Ika Nur Bintari, menjelaskan sistem tersebut mengintegrasikan informasi, dokumen kerja, dan layanan antarbidang agar koordinasi dapat dilakukan secara digital.

Sejumlah layanan yang tersedia antara lain pengajuan cuti, penghapusan barang terkait Barang Milik Daerah (BMD), pemesanan ruangan, hingga pengajuan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda).

“Layanan yang bisa dimanfaatkan seperti pengajuan cuti, penghapusan barang terkait Barang Milik Daerah (BMD) agar lebih terdigitalisasi. Layanan pemesanan ruangan serta pengajuan Propemperda,” jelas Ika.

Terkait pemanfaatan AI, Ika menilai perkembangan tersebut tidak dapat dihindari dan perlu disikapi dengan kemampuan beradaptasi. Menurutnya, AI dapat digunakan untuk membantu pekerjaan, tetapi tidak menggantikan kreativitas dan pemikiran manusia.

“Boleh kita memanfaatkan kecerdasan buatan, tapi harus tetap menggunakan ide-ide asli kita dengan tetap berupaya menyesuaikan diri dengan kecanggihan teknologi informasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemajuan teknologi dapat menjadi solusi untuk membuat pekerjaan ASN lebih efektif dan efisien. Namun, penggunaannya tetap harus diimbangi dengan kreativitas, pertimbangan manusiawi, serta kepekaan sosial. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |