JAKARTA, iNews.id – Presiden Petisi Ahli, Pitra Romadoni mengungkap kejanggalan terkait kematian Sutrimo, orang dekat mantan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung (Kejagung) Febrie Adriansyah. Menurutnya, penyidik perlu mendalami berbagai fakta sebelum Sutrimo ditemukan meninggal.
"Berdasarkan informasi yang kami terima bahwasanya kematian daripada Sutrimo ini sangat janggal sekali," kata Pitra dalam acara Rakyat Bersuara bertajuk "Emas, Uang, dan Kematian di Kasus Eks Jampidsus" yang tayang di iNews, Rabu (5/8/2026).
Baca Juga
Hermawan Sulistyo Yakin Sutrimo Orang Dekat Febrie Mati karena Dibunuh: Saksi Kunci Pencucian Uang
Menurut Pitra, sekitar satu pekan sebelum meninggal dunia, Sutrimo telah pulang ke Banyumas, Jawa Tengah. Selama berada di kampung halamannya, Sutrimo disebut sempat mengungkapkan kegelisahan kepada kerabatnya.
Baca Juga
Kematian Sutrimo Orang Dekat Febrie Masih Misterius, Polisi Cek Riwayat Chat di HP
"Janggalnya pertama, yang bersangkutan ini kan sudah pulang ke Banyumas. Satu minggu sebelum dia meninggal itu dia sudah pulang. Kegelisahan dia disampaikan kepada kerabatnya bahwasanya pimpinan saya tuh lagi bermasalah, dan sudah banyak teman-temannya yang ditangkap-tangkapin, saya sekarang lagi ketakutan," ujarnya.
Pitra mengatakan, berdasarkan cerita almarhum kepada kerabatnya, ketakutan itu berkaitan dengan penangkapan sejumlah orang yang disebut dekat dengan Febrie Adriansyah.
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow


















































