RSUD Batang Optimalkan Ruang Terbuka Hijau, Kenyamanan Pasien Jadi Perhatian

5 hours ago 4

Batang, infojateng.idRumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batang terus melakukan pembenahan sarana dan prasarana untuk meningkatkan kenyamanan pasien maupun pengunjung.

Selain memperbaiki fasilitas ruang rawat inap, rumah sakit juga mengoptimalkan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di lingkungan rumah sakit.

Direktur RSUD Batang Any Rusydiani mengatakan pembenahan infrastruktur dilakukan secara bertahap, termasuk penataan RTH agar lingkungan rumah sakit lebih nyaman bagi pasien dan keluarganya.

“Pasien maupun keluarganya begitu masuk ke area rumah sakit, tidak hanya disuguhi bangunan yang tinggi saja. Tapi juga melihat taman-taman rindang, yang bisa menimbulkan rasa nyaman bagi pasien maupun keluarganya,” kata Any saat ditemui di RSUD Batang, Senin (31/8/2026).

Menurutnya, keberadaan ruang hijau juga mendukung sirkulasi udara di lingkungan rumah sakit. RSUD Batang secara berkala melakukan pemeriksaan kualitas udara untuk memastikan kondisi lingkungan tetap memenuhi standar.

“Ambang batas debu dari 230, kami masih aman di angka 31,4. Karbon monoksida dari ambang batas 10 ribu, kami ada di 1.718. Jadi aman, begitupun untuk kadar oksigennya,” jelasnya.

Any mengatakan penataan lingkungan menjadi salah satu bagian dari upaya menciptakan suasana rumah sakit yang lebih nyaman. Keberadaan tanaman dan taman di sejumlah titik diharapkan dapat memberikan suasana yang lebih sejuk bagi pasien maupun keluarga yang mendampingi.

Anggota Dewan Pengawas RSUD Batang periode 2016-2019, Retno Dwi Irianto, mengatakan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat Batang terus dilakukan melalui berbagai pendekatan.

Menurutnya, pembenahan tidak hanya menyangkut sarana dan prasarana, tetapi juga kualitas pelayanan, tata kelola manajemen, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

“Upaya untuk membenahi dan memberikan layanan kesehatan terbaik bagi warga Batang terus dilakukan melalui berbagai konsep pendekatan, di antaranya sentuhan hati, pelayanan yang bersih, dan tata kelola manajemen rumah sakit yang terus dibenahi seiring dengan tuntutan dan dinamika masyarakat dalam pemenuhan layanan kesehatan,” ujar Retno.

Ia menambahkan, dukungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang melalui APBD menjadi bagian penting dalam pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana rumah sakit.

“Kehadiran Pemkab Batang melalui kekuatan APBD-nya terus dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab negara dalam berkontribusi sebagai upaya pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana dalam rangka mendukung pelayanan masyarakat yang lebih optimal,” katanya.

Selain infrastruktur, peningkatan kapasitas dan kompetensi tenaga medis, paramedis, administrasi, serta tenaga operasional juga menjadi perhatian.

Menurut Retno, penataan lingkungan dengan menghadirkan taman dan RTH di berbagai sudut rumah sakit menunjukkan upaya menjaga keseimbangan antara pembangunan fasilitas kesehatan dan lingkungan.

“Ini mengisyaratkan bahwa RSUD Batang dibangun dengan tetap memperhatikan keseimbangan lingkungan yang sehat, tidak sekadar menciptakan gedung bertingkat yang dibalut ruang ber-AC sehingga berdampak pada suhu yang semakin panas di luar ruang pelayanan kesehatan,” pungkasnya. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |