Batang, infojateng.id – Ribuan warga Kelurahan Proyonanggan Selatan, Kecamatan Batang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, memeriahkan karnaval kemerdekaan dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Diikuti 31 RT dengan jumlah lebih dari 5.000 peserta.
Karnaval digelar di wilayah Kelurahan Proyonanggan Selatan, Minggu (30/8/2026). Warga dari masing-masing RT menampilkan beragam kreasi, mulai dari miniatur atau ogoh-ogoh, maskot, kostum, pertunjukan musik hingga pertunjukan panggung.
Antusiasme warga terlihat dari jumlah peserta yang dibawa setiap RT. Rata-rata masing-masing RT mengikutsertakan lebih dari 100 orang. Bahkan, sejumlah RT membawa hingga 300-400 peserta.
Lurah Proyonanggan Selatan Fariz Mukti mengatakan karnaval mengangkat tiga tema utama yang dapat dikembangkan secara bebas oleh masing-masing RT.
“Tema pertama adalah kemerdekaan untuk mengenang jasa para pahlawan dalam merebut kemerdekaan. Kedua, adat dan budaya dengan mengangkat keberagaman Nusantara. Ketiga, potensi lokal, khususnya UMKM dari masing-masing wilayah RT,” kata Fariz saat ditemui di Kelurahan Proyonanggan Selatan, Minggu (30/8/2026).
Selain 31 RT, karnaval juga diikuti sejumlah sekolah dan lembaga di sekitar Kelurahan Proyonanggan Selatan. Di antaranya SMK Bakti Praja, SMA Yani, PGRI, serta lingkungan sekolah di sekitar Lapangan Dracik.
PGRI turut memeriahkan kegiatan dengan menghadirkan maskot dalam karnaval.
Kreativitas warga tampak dari beragam atribut dan penampilan yang disiapkan masing-masing RT. Setiap kelompok berusaha menampilkan konsep berbeda sesuai tema yang dipilih.
Fariz mengatakan karnaval tersebut sekaligus menjadi ajang perlombaan. Peserta memperebutkan juara pertama, kedua dan ketiga.
Untuk menjaga objektivitas penilaian, panitia menghadirkan dewan juri independen yang dinilai memiliki kompetensi di bidang karnaval.
“Penilaian dilakukan terhadap berbagai aspek penampilan yang ditampilkan masing-masing peserta,” ujarnya.
Kegiatan tersebut juga dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama dan sejumlah tamu undangan.
Fariz menjelaskan, rute karnaval dimulai dari Kampus Dracik Batang. Peserta kemudian melintasi Jalan Gajah Mada, Jalan Ahmad Dahlan, Jalan Ahmad Yani, kembali ke Jalan Gajah Mada, dan berakhir di Kampus Dracik.
Ia belum memastikan apakah karnaval dengan konsep serupa akan kembali digelar pada tahun depan. Menurutnya, panitia ingin menghadirkan suasana yang berbeda dalam setiap peringatan kemerdekaan.
“Panitia ingin menghadirkan suasana yang berbeda dan segar setiap kali peringatan kemerdekaan. Bentuk kegiatannya bisa saja berbeda setiap tahun. Namun, semangat warga Proyonanggan Selatan untuk menyambut dan memeriahkan kemerdekaan akan tetap all-out,” pungkas Fariz. (eko/redaksi)

4 hours ago
2

















































