Bupati-Wabup Boyolali Bagikan Seragam dan LKS Gratis untuk 20 Ribu Siswa

1 day ago 11

Boyolali, infojateteng.idPemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali mulai menyalurkan seragam sekolah dan Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis bagi siswa SD dan SMP pada tahun ajaran 2026.

Program unggulan Bupati Boyolali Agus Irawan dan Wakil Bupati Dwi Fajar Nirwana itu ditujukan untuk membantu meringankan beban orang tua sekaligus mendukung kegiatan belajar siswa.

Pembagian tahap awal dilakukan di Kecamatan Boyolali dan Mojosongo pada Jumat (28/8/2026). Penyaluran selanjutnya akan dilakukan secara bertahap ke 20 kecamatan lainnya.

Bupati Agus Irawan dan Wabup Dwi Fajar turun langsung menyerahkan bantuan secara simbolis di sejumlah sekolah. Bupati menyerahkan bantuan di SD Negeri 1 Siswodipuran, SMP Negeri 2 Boyolali, dan SMP Negeri 3 Mojosongo.

Sementara Wabup Fajar menyerahkan bantuan di SD Negeri 1 Kemiri dan SMP Negeri 2 Mojosongo. Pembagian tersebut turut didampingi anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Boyolali.

Bupati Agus mengatakan program tersebut mulai berjalan sesuai rencana. Ia berharap bantuan seragam dan LKS dapat meningkatkan semangat siswa untuk belajar sekaligus mengurangi pengeluaran orang tua pada awal tahun ajaran.

“Semoga nanti menjadi semangat tersendiri anak-anak untuk terus belajar, dan sedikit banyak bisa meringankan beban dari wali murid atau orang tua,” kata Agus saat ditemui di SD Negeri 1 Siswodipuran, Jumat.

Ditargetkan Rampung September

Wakil Bupati Boyolali Dwi Fajar Nirwana mengatakan pembagian yang dilakukan saat ini merupakan tahap awal. Pemerintah kabupaten menargetkan seluruh bantuan telah terdistribusi ke sekolah-sekolah di Boyolali pada September 2026.

“Insyaallah kita nanti bulan September akan selesai terdistribusikan di seluruh Kabupaten Boyolali,” ujar Fajar saat menyerahkan bantuan di SMP Negeri 2 Mojosongo.

Program tersebut mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Kepala SMP Negeri 2 Boyolali Siyamto Budi berharap bantuan seragam dan LKS dapat membantu siswa lebih fokus mengikuti pembelajaran.

“Harapan kami dengan bantuan ini anak-anak bisa fokus dalam belajarnya, kemudian dengan bantuan ini pula bisa meringankan beban orang tua,” katanya.

Rp5 Miliar untuk Siswa SD

Untuk jenjang SD, bantuan seragam diberikan dalam bentuk setelan jadi yang terdiri atas seragam OSIS merah putih, Pramuka, dan batik ikon Boyolali.

Sebanyak 10.060 siswa akan menerima bantuan tersebut. Mereka berasal dari 518 SD negeri dan 43 SD swasta di Kabupaten Boyolali.

Selain seragam, setiap siswa SD mendapatkan delapan LKS untuk empat mata pelajaran pada semester I dan II.

Paket bantuan seragam dan LKS untuk setiap siswa SD senilai Rp502 ribu. Dengan jumlah penerima 10.060 siswa, total anggaran yang disiapkan Pemkab Boyolali mencapai sekitar Rp5 miliar.

Siswa SMP Dapat Seragam dan 11 LKS

Untuk jenjang SMP, bantuan seragam diberikan berupa kain bahan untuk seragam OSIS, Pramuka, dan batik. Sementara LKS diberikan untuk 11 mata pelajaran.

Jumlah penerima bantuan mencapai 10.549 siswa yang tersebar di 52 SMP negeri dan 47 SMP swasta.

Setiap siswa SMP mendapatkan paket bantuan senilai Rp541.600. Total anggaran yang dialokasikan Pemkab Boyolali untuk bantuan siswa SMP mencapai sekitar Rp5,7 miliar.

Dengan demikian, program bantuan seragam dan LKS gratis tersebut menjangkau lebih dari 20 ribu siswa SD dan SMP dengan total anggaran sekitar Rp10,7 miliar.

Pemkab Boyolali berharap program tersebut tidak hanya membantu kebutuhan pendidikan siswa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan akses pendidikan sekaligus meringankan biaya yang harus ditanggung keluarga pada awal tahun ajaran. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |