Jepara, infojateteng.id — Gerakan Pramuka Kwartir Cabang (Kwarcab) Jepara resmi memulai Estafet Tunas Kelapa (ETK) 2026. Kirab yang berlangsung selama tiga hari itu akan melintasi 15 kecamatan di Kabupaten Jepara, dengan pengecualian Kecamatan Karimunjawa.
Pembukaan ETK digelar di Lapangan Dukuh Kedondong, Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo, Sabtu (29/8/2026) pagi. Ketua Kwarcab Jepara Ratib Zaini bertindak sebagai pembina upacara.
ETK 2026 mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”.
Kegiatan dijadwalkan berlangsung pada 29-31 Agustus 2026 dengan melibatkan jajaran Pramuka dari berbagai Kwartir Ranting (Kwarran) di Jepara.
Ketua Kwarcab Jepara Ratib Zaini mengatakan ETK bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi simbol persatuan, kedisiplinan, dan kesinambungan kepemimpinan generasi muda.
“Estafet Tunas Kelapa adalah simbol lahirnya semangat persatuan, kedisiplinan, dan estafet kepemimpinan generasi muda,” kata Ratib.
Ia mengatakan Panji Tunas Kelapa yang dikirabkan membawa pesan perdamaian, semangat gotong royong, sekaligus menjadi wujud pengabdian Gerakan Pramuka kepada masyarakat.
Jepara Jadi Titik Awal ETK Jateng
Pelaksanaan ETK tahun ini juga memiliki arti khusus bagi Jepara. Selain menggelar kegiatan tingkat cabang, Jepara dipercaya menjadi salah satu titik awal pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa tingkat Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah pada 31 Agustus 2026.
Untuk tingkat cabang, etape pertama ETK dimulai dari Donorojo menuju Keling. Sebanyak 61 personel dilibatkan dalam etape tersebut.
Estafet kemudian dilanjutkan melewati sejumlah wilayah hingga mencapai titik akhir di Kwartir Ranting Nalumsari pada Senin (31/8/2026). Setelah itu, dilakukan prosesi serah terima dengan Kwarcab Kudus.
Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) menyampaikan apresiasi kepada panitia dan seluruh peserta ETK. Pesan tersebut disampaikan secara tertulis dan dibacakan dalam upacara pembukaan.
Ia berpesan agar seluruh peserta menjadikan pengalaman selama mengikuti ETK sebagai bekal untuk membentuk pribadi yang tangguh dan sigap dalam meneruskan estafet pembangunan bangsa.
Kwarcab Jepara berharap kegiatan ETK 2026 tidak hanya memperkuat semangat kepramukaan, tetapi juga menumbuhkan rasa cinta tanah air dan mempererat hubungan antara Pramuka dengan masyarakat di sepanjang rute yang dilalui. (eko/redaksi)

21 hours ago
7

















































