Batang, infojateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang mengembangkan platform digital Batang Investa dari kanal informasi menjadi ruang temu investasi yang mempertemukan calon investor dengan pemilik lahan, pemerintah desa, hingga pelaku UMKM.
Platform tersebut sebelumnya telah diresmikan Bupati Batang M Faiz Kurniawan. Pengembangan terus dilakukan untuk memperluas pemanfaatannya sebagai sarana promosi sekaligus penjajakan investasi di Kabupaten Batang.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Batang Margo Santosa mengatakan sejumlah fitur utama Batang Investa telah berjalan. Namun, penyempurnaan masih dilakukan agar platform tersebut dapat memberikan informasi investasi secara lebih lengkap.
“Harapannya, realisasi investasi yang ada di Batang tidak hanya di sektor industri. Sektor lain, terutama pariwisata, hotel, jasa, dan mal, juga bisa terealisasi dengan baik,” kata Margo saat ditemui di kantornya, Kamis (27/8/2026).
Saat ini Batang Investa memiliki lima dasbor utama yang menyajikan informasi, antara lain terkait ketersediaan tenaga kerja dan profil wilayah.
Pemkab Batang juga tengah menyiapkan fitur untuk memantau trafik pengunjung. Fitur tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai minat pengguna terhadap informasi investasi yang tersedia.
“Memang itu masih dalam pembahasan. Nanti mungkin dalam dua minggu fitur ini sudah bisa masuk di situ,” ujarnya.
Pemilik Lahan dan UMKM Bisa Tawarkan Potensi
Margo mengatakan Batang Investa tidak hanya ditujukan bagi investor yang mencari informasi peluang investasi. Platform tersebut juga memberikan ruang bagi masyarakat dan pemilik lahan untuk menawarkan potensi yang dimiliki.
“Di salah satu fitur atau dasbor di Batang Investa ini, kita memberikan ruang kepada masyarakat dan pemilik lahan untuk menawarkan investasinya,” jelasnya.
Menurut dia, peluang yang ditawarkan melalui Batang Investa tidak terbatas pada proyek berskala besar. Pelaku UMKM juga dapat memanfaatkan platform tersebut untuk memperkenalkan produk maupun peluang pengembangan usaha kepada calon investor atau mitra.
“Batang Investa sifatnya umum dan makro. Siapa pun yang akan berinvestasi di Kabupaten Batang bisa memanfaatkan ini,” katanya.
Dengan konsep tersebut, pemerintah berharap potensi investasi tidak hanya berasal dari kawasan industri, tetapi juga berkembang pada sektor pariwisata, jasa, perdagangan, hingga usaha masyarakat.
Investor Bisa Cek Tata Ruang
Salah satu informasi yang disiapkan dalam platform tersebut berkaitan dengan tata ruang. Fitur ini diharapkan membantu calon investor mengetahui kesesuaian peruntukan lahan sebelum merealisasikan rencana usaha.
Investor yang memiliki rencana membangun hotel, mal, maupun usaha lainnya dapat melihat peruntukan ruang pada lokasi yang menjadi target investasi.
“Kalau ada investor yang berminat mendirikan hotel atau mal, tinggal melihat peruntukan tata ruang di situ,” kata Margo.
Pengembangan Batang Investa menjadi platform interaktif diharapkan dapat mempertemukan potensi daerah dengan kebutuhan investor secara lebih cepat dan terbuka.
Selain memperkuat promosi investasi, platform tersebut juga diarahkan untuk membuka peluang bagi pemilik lahan, pemerintah desa, dan pelaku UMKM agar dapat ikut menawarkan potensi ekonomi yang dimiliki kepada calon investor.(eko/redaksi)

1 day ago
5

















































