Batang, infojateng.id – Gerakan Pramuka Gugus Depan SMP Negeri 7 Batang menggelar Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) dalam rangka Penerimaan Tamu Penggalang (PTP) Tahun 2026.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi peserta didik baru untuk memasuki tingkatan Pramuka Penggalang sekaligus membentuk karakter, kemandirian, dan jiwa kepemimpinan.
Persami digelar di lingkungan SMPN 7 Batang dan berlangsung selama dua hari satu malam. Kegiatan diawali dengan registrasi peserta serta pendirian tenda secara gotong royong.
Ketua Majelis Pembimbing/Ketua Gugus Depan (Kagudep) SMPN 7 Batang, M. Doni Afifudin Febrian, mengatakan Penerimaan Tamu Penggalang bukan sekadar agenda tahunan.
Kegiatan tersebut menjadi proses pembentukan karakter bagi peserta didik untuk beralih dari jenjang Siaga menuju Penggalang.
“Di sini mereka belajar bahwa kemandirian dimulai dari hal sederhana: mendirikan tenda, mengelola waktu, dan bekerja sama dalam regu,” kata Doni saat ditemui di halaman SMPN 7 Batang, Kabupaten Batang, Minggu (30/8/2026).
Sementara itu, Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Kamabigus) SMPN 7 Batang Moch. Darsono menyampaikan pentingnya menerapkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasadarma dalam kehidupan sehari-hari.
“Pramuka adalah kawah candradimuka pembentukan mental generasi muda. Melalui kegiatan Persami ini, kami berharap lahir pribadi-pribadi yang tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga tangguh, memiliki kepedulian sosial yang tinggi, serta memegang teguh kejujuran,” ujarnya.
Menurut Darsono, kegiatan Persami diharapkan menjadi langkah awal bagi peserta didik untuk mengembangkan prestasi sekaligus membangun budi pekerti.
Selama Persami, peserta mendapatkan pembekalan Teknik Kepramukaan (Tekpram) yang diberikan tim koordinator di bawah pimpinan Kak Diyan dan Kak Wiroso.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan upacara api unggun dan Pentas Seni (Pensi). Setiap regu diberi kesempatan menampilkan bakat serta kreativitas mereka.
Peserta juga mengikuti kegiatan yang bertujuan menjaga kebugaran tubuh, termasuk salat Subuh berjamaah dan olahraga pagi.
Agenda berikutnya adalah penjelajahan. Dalam kegiatan ini, peserta diuji ketangkasan dan kekompakan regu, sekaligus kemampuan memecahkan sandi serta membaca dan memetakan rute.
Selain kegiatan kepramukaan, peserta juga mengikuti Uji Syarat Kecakapan Umum (SKU) dan Bakti Lingkungan Sekolah. Kegiatan tersebut menjadi bentuk penerapan nilai Dasadarma, khususnya cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
Rangkaian Persami kemudian ditutup secara resmi. Penutupan tersebut sekaligus menandai para peserta telah diterima sebagai anggota Pramuka Penggalang SMPN 7 Batang. (eko/redaksi)

4 hours ago
2

















































