UDD PMI Jateng Tingkatkan Layanan Berbasis Digital, Keamanan Darah Jadi Prioritas

12 hours ago 2

Kabupaten Semarang, infojateng.id – Palang Merah Indonesia (PMI) memastikan pengelolaan darah di seluruh Unit Donor Darah (UDD) wilayah Jawa Tengah berjalan aman dan telah memenuhi standar nasional.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan, PMI juga terus memperkuat implementasi Sistem Informasi Donor Darah (Simdodar) yang memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan donor darah.

Hal tersebut disampaikan Kepala UDD Pusat PMI, Ni Ken Ritchie, saat membuka Rapat Kerja Teknis UDD PMI Regional 3 Jawa Tengah-DIY di Hotel Wahid Bandungan, Kabupaten Semarang, Senin (7/7/2026).

Menurutnya, penguatan sistem pelayanan berbasis digital menjadi salah satu prioritas PMI guna menghadirkan layanan donor darah yang lebih cepat, aman, dan terintegrasi.

Simdodar memungkinkan masyarakat melakukan registrasi donor darah secara lebih mudah, melihat riwayat donor, memperoleh pengingat jadwal donor berikutnya, hingga mencari lokasi donor darah terdekat.

“Prioritas kami adalah pelayanan yang cepat, aman, dan berbasis data. Dengan demikian, kepercayaan masyarakat untuk mendonorkan darah melalui PMI tetap terjaga, sekaligus memperkuat peran UDD PMI sebagai tulang punggung penyedia darah nasional,” ujar Ni Ken Ritchie.

Ia menambahkan, PMI juga terus mendorong penguatan jejaring antarsesama UDD di tingkat kabupaten, kota, maupun antarprovinsi guna meningkatkan mutu pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan transfusi darah.

Menurutnya, seluruh UDD PMI di Jawa Tengah saat ini telah mengantongi akreditasi dan memenuhi standar nasional sehingga kualitas darah yang dikelola terjamin keamanannya.

“Seluruh UDD di Jawa Tengah telah terakreditasi sehingga darah yang dikelola aman untuk dimanfaatkan para pasien yang membutuhkan transfusi,” katanya.

Sementara itu, Bupati Semarang melalui Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Semarang, Dwi Saiful Noor Hidayat, mengatakan penyediaan darah yang aman dan berkualitas merupakan bagian penting dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan.

Menurutnya, keberadaan UDD PMI sangat berperan dalam menjamin ketersediaan darah yang cukup, aman, dan berkualitas bagi masyarakat.

“Keberadaan UDD PMI menyediakan darah yang aman, cukup, dan berkualitas sangat mendukung pelayanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua UDD PMI Kabupaten Semarang, dr. Diyah Fitriyani, menyampaikan bahwa UDD PMI Kabupaten Semarang telah memenuhi seluruh persyaratan akreditasi serta mengimplementasikan Simdodar dalam pelayanan sehari-hari.

“Sehingga pelayanan menjadi lebih efektif,” tuturnya.

Melalui penguatan sistem digital dan standar pelayanan yang terus ditingkatkan, PMI berharap kepercayaan masyarakat untuk mendonorkan darah semakin meningkat sehingga kebutuhan darah bagi pasien di berbagai fasilitas kesehatan dapat terus terpenuhi. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |