Kendal, infojateng.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kendal menggelar Job Fair 2026 untuk memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran terbuka di wilayahnya.
Sebanyak 30 perusahaan dan Lembaga Penempatan Kerja Swasta (LPKS) ambil bagian dalam kegiatan yang berlangsung di Sport Center Kendal, Rabu (22/7/2026) hingga Kamis (23/7/2026).
Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Kendal Cicik Sulastri mengatakan, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Kendal saat ini masih mencapai 4,60 persen.
Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah sehingga perlu direspons melalui berbagai program perluasan kesempatan kerja dengan memperkuat kolaborasi bersama dunia usaha.
“Antusiasme masyarakat pun sangat tinggi, dengan tercatat sebanyak 3.117 pencari kerja telah mendaftarkan diri,” kata Cicik.
Menurutnya, lowongan yang tersedia tidak hanya menyasar tenaga operator. Sebanyak 165 formasi nonoperator atau posisi manajerial juga dibuka bagi pencari kerja yang memiliki kompetensi dan pengalaman profesional.
Cicik berharap, pelaksanaan job fair dapat mempertemukan kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan dengan kompetensi pencari kerja secara lebih efektif.
Bupati Kendal Dyah Kartika Permanasari mengatakan, job fair berlangsung selama dua hari dengan menyediakan 122 jenis jabatan yang dapat diisi pencari kerja dari berbagai jenjang pendidikan.
Kesempatan tersebut terbuka mulai dari lulusan SD, SMP, SMA, SMK, diploma, hingga sarjana.
“Saya juga mengapresiasi dibukanya kesempatan kerja bagi para pencari kerja penyandang disabilitas, sebagai wujud komitmen kita untuk mewujudkan kesempatan kerja yang inklusif dan setara,” ujar Dyah.
Menurutnya, penyediaan akses kerja yang luas dan inklusif merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian daerah.
Antusiasme pencari kerja terlihat sejak hari pertama pelaksanaan. Tercatat sekitar 600 orang telah mendaftarkan diri dan melamar ke berbagai perusahaan, baik yang berada di Kawasan Industri Kendal (KIK) maupun di luar kawasan tersebut.
Salah satu pencari kerja, Putra, mengaku terbantu dengan pelaksanaan job fair karena dapat melamar ke sejumlah perusahaan sekaligus mengikuti proses wawancara secara langsung.
“Tadi melamar di empat perusahaan di Kawasan Industri Kendal (KIK) dan di luar KIK, serta langsung di-interview oleh HRD. Semoga ada tindak lanjut untuk diterima kerja,” kata Putra.
Sebagai informasi, pada hari pertama pelaksanaan job fair, terdapat 600 orang pelamar kerja yang mendafar diberbagai perusahaan, baik di KIK maupun di luar KIK.
Pemkab Kendal berharap kegiatan job fair tidak hanya menjadi ruang bertemunya perusahaan dengan pencari kerja, tetapi juga mampu mempercepat penyerapan tenaga kerja lokal. (eko/redaksi)

1 month ago
62
















































