Batang, infojateng.id – Rekam jejak aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Batang kini dipetakan melalui Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMATA) milik Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Sistem tersebut memuat data kompetensi, kualifikasi, pengalaman kerja hingga catatan disiplin pegawai.
Pemanfaatan SIMATA menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Batang memetakan potensi dan kompetensi sumber daya manusia secara lebih menyeluruh.
Data kepegawaian yang terintegrasi juga diharapkan mendukung pengelolaan karier ASN berbasis kinerja dan kompetensi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Batang Dwi Riyanto mengatakan, SIMATA merupakan aplikasi milik BKN yang terintegrasi dengan Sistem Informasi Aparatur Sipil Negara (SIASN).
“Di situ sudah ada satu aplikasi, namanya SIMATA. Itu aplikasi pusat, aplikasinya BKN. SIMATA terintegrasi dengan SIASN, sehingga pemutakhiran data kepegawaian sangat bergantung pada kedisiplinan ASN dalam memperbarui dokumen pribadi melalui MyASN maupun Simpek,” kata Dwi saat ditemui di kantornya, Rabu (2/9/2026).
Menurutnya, data yang diperbarui melalui MyASN dan Simpek akan terintegrasi ke SIASN. Selanjutnya, data tersebut dapat terbaca dalam sistem SIMATA.
“Pembangunan datanya di situ. MyASN dan Simpek sudah terintegrasi dengan SIASN. Otomatis ketika data itu sudah terbaca di SIASN, akan masuk ke aplikasi SIMATA,” jelasnya.
Melalui integrasi tersebut, rekam jejak pegawai, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dapat dipetakan secara lebih lengkap. Data yang tercatat antara lain kualifikasi pendidikan, pengalaman pekerjaan, hingga catatan disiplin.
“Kalau PPPK sudah punya kompetensi, kualifikasi pendidikan terakhirnya apa, kemudian punya riwayat pengalaman pekerjaan di mana saja, itu nanti akan terekam semua. Termasuk ada catatan disiplin atau tidak, itu juga terekam di situ,” ujarnya.
Selain mengandalkan data administratif, BKPSDM Batang juga menyiapkan metode penilaian kinerja 360 derajat. Penilaian ini melibatkan berbagai pihak yang berinteraksi dengan pegawai, mulai dari atasan, rekan kerja hingga bawahan.
“Penilaian 360 derajat, baik dari atasan, rekan kerja maupun bawahan, juga sudah kita siapkan melalui aplikasi,” kata Dwi.
Meski demikian, penerapan sistem tersebut masih dalam tahap penyempurnaan. BKPSDM Batang masih menyiapkan sejumlah aspek agar implementasi SIMATA dan sistem penilaian kinerja dapat berjalan optimal di lingkungan Pemkab Batang.
“Memang masih banyak hal yang harus kita sempurnakan karena ini masih masa transisi yang harus kita siapkan,” pungkasnya. (eko/redaksi)

11 hours ago
2

















































