Viral! Mahasiswa UNNES Asal Jepara Lecehkan Driver Jastip via WA, Dikepung Ratusan Massa hingga Dievakuasi Polisi

19 hours ago 6

SEMARANG, Infojateng.id – Jagat media sosial Jawa Tengah mendadak geger. Seorang mahasiswa Universitas Negeri Semarang (UNNES) asal Jepara berinisial MFA (Muhammad Fito Alinsky) menjadi sorotan publik setelah diduga melakukan pelecehan seksual verbal melalui pesan WhatsApp terhadap seorang mahasiswi yang berprofesi sebagai driver jasa titip (jastip).

Kasus ini meledak di media sosial setelah korban membagikan tangkapan layar percakapan yang diduga berisi pesan-pesan tidak senonoh dari pelaku. Dalam waktu singkat, unggahan tersebut menyebar luas di berbagai platform dan memicu gelombang kemarahan di kalangan mahasiswa.

Berdasarkan informasi yang beredar, komunikasi antara korban dan MFA awalnya berkaitan dengan layanan jastip. Namun percakapan itu disebut berubah menjadi tidak nyaman setelah pelaku diduga mengirimkan pesan bernada seksual yang dianggap melecehkan.

Merasa dirugikan, korban akhirnya memilih speak up dan mengunggah bukti percakapan ke media sosial. Langkah tersebut langsung mendapat dukungan luas dari mahasiswa dan warganet.

Amarah mahasiswa pun tak terbendung. Pada Rabu (17/6/2026) malam, puluhan mahasiswa mulai mendatangi lokasi tempat tinggal MFA di kawasan Sekaran, Gunungpati, Kota Semarang. Jumlah massa terus bertambah hingga mencapai ratusan orang.

Massa mengepung lokasi dan menuntut MFA keluar untuk memberikan klarifikasi serta mempertanggungjawabkan perbuatannya. Situasi sempat memanas karena banyak mahasiswa yang emosi setelah membaca isi percakapan yang viral di media sosial.

Petugas keamanan kampus dikabarkan kewalahan mengendalikan situasi lantaran massa terus berdatangan hingga larut malam. Demi mencegah terjadinya aksi main hakim sendiri, pihak kampus kemudian berkoordinasi dengan aparat kepolisian.

Polrestabes Semarang bersama jajaran Polda Jawa Tengah akhirnya turun tangan mengamankan situasi. MFA kemudian dievakuasi dari lokasi menggunakan kendaraan taktis (rantis) dengan pengawalan ketat di tengah kepungan massa.

Sebelum dievakuasi, MFA sempat dibawa ke kawasan Simpang Tujuh Kampus UNNES untuk menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf secara terbuka di hadapan mahasiswa yang berkumpul.

Kasie Humas Polrestabes Semarang, Kompol Riki Fahmi, membenarkan bahwa pihaknya telah mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam dugaan pelecehan melalui media elektronik.

“Kami telah mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam dugaan pelecehan melalui media elektronik. Saat ini yang bersangkutan masih kami periksa secara intensif untuk mendalami kronologi serta motifnya,” ujar Kompol Riki Fahmi.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi. Hingga saat ini, MFA masih menjalani pemeriksaan, sementara status hukumnya menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari aparat penegak hukum. (one/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |