Ahmad Luthfi: Gumregut Nyawiji, Bersama Membangun Jawa Tengah

23 hours ago 3

Semarang, infojateng.id – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengajak seluruh masyarakat memperkuat persatuan dan gotong royong dalam membangun Jawa Tengah.

Pesan itu disampaikan Luthfi saat menghadiri Harmony of Java 2026 di PRPP Jawa Tengah, Kota Semarang, Sabtu (22/8/2026). Acara tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah.

Luthfi mengatakan, kemajuan Jawa Tengah bukan hasil kerja seorang gubernur, bupati, atau wali kota. Menurutnya, pembangunan merupakan hasil kerja bersama seluruh masyarakat.

“Membangun Provinsi Jawa Tengah ini harus mempunyai asas kebersamaan. Gumregut Nyawiji,” kata Luthfi.

Ia mengajak masyarakat meninggalkan ego sektoral dan tidak mudah terprovokasi oleh hoaks, fitnah, maupun informasi yang dapat memecah persatuan.

“Mari kita rekatkan persatuan dan kesatuan. Kita singkirkan ego sektoral, kita hilangkan berita-berita yang bersifat hoaks, fitnah, saling membenci, dan sebagainya,” tegasnya.

Semangat tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi ke-81 Jawa Tengah, “Wolung Puluh Siji, Gumregut Nyawiji”. Luthfi menilai tema itu harus diwujudkan melalui kerja nyata seluruh elemen masyarakat.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan Jawa Tengah merupakan hasil estafet dari para pemimpin sebelumnya. Menurutnya, 15 gubernur terdahulu telah memberikan kontribusi dan meletakkan fondasi pembangunan Jawa Tengah.

Ekonomi Tumbuh, Kemiskinan Turun

Luthfi menyebut perekonomian Jawa Tengah menunjukkan perkembangan positif. Pada semester I 2026, ekonomi Jawa Tengah tumbuh 5,80 persen.

Sementara angka kemiskinan turun dari 9,48 persen menjadi 9,21 persen.

Menurut Luthfi, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama yang harus terus diperkuat agar pembangunan semakin dirasakan masyarakat.

“Kita harus berbangga diri bahwa Provinsi Jawa Tengah adalah salah satu provinsi yang patut diperhitungkan,” ujarnya.

Ajak Doakan Korban Bencana

Di tengah kemeriahan Harmony of Java, Luthfi tidak ingin masyarakat melupakan saudara sebangsa yang tengah menghadapi bencana.

Ia mengajak masyarakat Jawa Tengah menundukkan kepala dan berdoa bagi korban serta masyarakat terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan, Aceh, dan sejumlah daerah lainnya.

“Malam hari ini kita doakan saudara-saudara kita yang tertimpa bencana. Semoga dikuatkan, semoga ditabahkan, dan segera recovery,” kata Luthfi sembari memimpin doa bersama.

Pesan kemanusiaan itu kemudian bergema dari panggung hiburan. Harmony of Java 2026 dimeriahkan sejumlah musisi, antara lain KLa Project, Pertelon Koplo, dan Good Morning Everyone (GME). Saleho juga tampil pada Sabtu sore.

Katon Bagaskara, vokalis KLa Project, turut menyampaikan pesan solidaritas dari atas panggung.

“Terima kasih sudah mengundang kami tampil di sini. Mari bersama-sama kita merayakan Indonesia. Semoga kita semua sejahtera dan semangat penuh cinta. Semoga saudara kita di NTT segera mendapatkan bantuan yang dibutuhkan,” ujar Katon.

Malam itu, Harmony of Java pun tidak sekadar menjadi panggung perayaan. Di balik musik, kemeriahan, dan peringatan bertambahnya usia Jawa Tengah, terselip pesan yang jauh lebih besar.

Kemajuan daerah hanya akan kuat jika seluruh masyarakat bergerak dalam satu irama, gumregut, nyawiji, dan tidak tercerai-berai. (one/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |