Surakarta, infojateng.id – Tim Sparta Satuan Samapta Polresta Surakarta mengamankan seorang pria berinisial FTAM (37), warga Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, setelah mengamuk dan diduga mengancam warga menggunakan obeng, Sabtu (22/8/2026).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Tim Sparta menerima laporan melalui layanan Call Center 110 mengenai seorang warga yang mengamuk dan membuat warga sekitar resah.
Kasat Samapta Polresta Surakarta Kompol Edi Sukamto mengatakan, laporan tersebut diterima saat Tim Sparta sedang melakukan patroli wilayah.
“Tim Sparta kemudian menuju lokasi untuk memastikan laporan tersebut. Sesampainya di lokasi, yang bersangkutan belum bisa diajak berkoordinasi dan justru mengancam personel dengan menggunakan obeng,” kata Edi.
Petugas kemudian berupaya melakukan pendekatan untuk menenangkan FTAM. Namun, upaya tersebut tidak langsung membuahkan hasil karena yang bersangkutan masih melakukan perlawanan.
Tim Sparta kemudian dibantu personel Polsek Banjarsari melakukan tindakan pengamanan hingga pria tersebut berhasil diamankan.
Setelah diborgol, polisi berkoordinasi dengan pihak keluarga. Berdasarkan kesepakatan keluarga, FTAM selanjutnya dibawa dan diserahkan ke RSJ Kentingan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Edi mengatakan, berdasarkan keterangan keluarga, FTAM beberapa kali mengalami kejadian serupa. Kondisinya disebut memburuk setelah ibunya meninggal dunia dan dipengaruhi persoalan keluarga.
“Keterangan dari keluarga, yang bersangkutan memang beberapa kali mengalami kejadian serupa. Namun baru kali ini sampai mengancam menggunakan alat dan tidak bisa dibujuk maupun diajak berkomunikasi,” ujarnya.
Dalam pengamanan tersebut, polisi turut mengamankan barang yang digunakan untuk mengancam, yakni satu buah obeng dan satu buah palu.
Pelapor dalam kejadian tersebut diketahui bernama Adi (40), warga Gilingan, yang masih memiliki hubungan keluarga dengan FTAM.
Edi menegaskan, tindakan petugas dilakukan untuk mencegah situasi berkembang dan membahayakan FTAM maupun warga serta petugas di lokasi.
“Yang bersangkutan selanjutnya dilimpahkan ke RSJ Kentingan untuk mendapatkan penanganan sesuai kebutuhannya, sehingga situasi di lingkungan masyarakat kembali aman dan kondusif,” pungkasnya.(eko/redaksi)

14 hours ago
4

















































