Batang, infojateng.id – Para atlet pencak silat Kabupaten Batang mulai menjalani program latihan intensif demi mengejar target dua medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Tengah XVII Tahun 2026 yang akan berlangsung di Semarang Raya pada 25–31 Oktober mendatang.
Di bawah komando Ketua Umum IPSI Kabupaten Batang, Danang Aji Saputra, sembilan atlet terbaik yang akan turun di sembilan nomor pertandingan kini menjalani latihan hingga enam hari dalam sepekan.
Program tersebut disiapkan untuk meningkatkan kesiapan fisik, teknik, dan mental atlet menghadapi ketatnya persaingan di tingkat provinsi.
“Juni sampai Juli ini masuk tahap persiapan umum. Latihan terpusat dilaksanakan setiap Jumat sampai Minggu di Padepokan Kramat Jati, sedangkan Selasa sampai Kamis latihan di perguruan masing-masing. Jadi total latihan enam hari dalam seminggu, liburnya hanya Senin,” ujar Danang saat ditemui di Kantor DPRD Batang, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, pola latihan tersebut akan berubah mulai Agustus hingga September mendatang. Seluruh atlet akan menjalani pemusatan latihan penuh guna memaksimalkan persiapan menjelang Porprov.
IPSI Batang semula menargetkan GOR Abirawa sebagai lokasi utama training camp. Namun karena padatnya jadwal penggunaan gedung, pihaknya menyiapkan alternatif lain, yakni Padepokan Kramat Jati dan Padepokan PSHT.
“Awalnya kami ingin terpusat di GOR Abirawa, tetapi jadwalnya cukup padat. Karena itu kami menyiapkan dua opsi lain untuk pemusatan latihan,” jelasnya.
Program latihan ketat tersebut menjadi bagian dari upaya IPSI Batang memperbaiki capaian pada Porprov sebelumnya di Blora. Saat itu, kontingen pencak silat Batang hanya mampu meraih dua medali perak dan tiga medali perunggu tanpa satu pun medali emas.
Pada Porprov 2026, KONI Kabupaten Batang menargetkan cabang olahraga pencak silat mampu menyumbangkan sedikitnya dua medali emas.
“Target dari KONI dua medali emas. Semoga bisa tercapai. Kalau bisa lebih, tentu menjadi bonus dan alhamdulillah,” katanya.
Selain meningkatkan porsi latihan fisik, IPSI Batang juga telah menyiapkan agenda evaluasi melalui try out pada Juli mendatang. Hasil uji coba tersebut akan menjadi dasar penyempurnaan program latihan berikutnya.
Tak hanya itu, IPSI Batang juga berencana mendatangkan pelatih atau instruktur berpengalaman dari luar daerah guna meningkatkan kualitas teknik bertanding para atlet.
“Setelah latihan satu bulan, nanti awal atau pertengahan Juli akan dilakukan try out untuk melihat perkembangan atlet. Dari situ akan dievaluasi, termasuk kemungkinan mendatangkan pelatih dengan level yang lebih tinggi,” pungkas Danang.
Dengan waktu persiapan yang tersisa sekitar empat bulan, para pesilat Batang kini fokus mengasah kemampuan dan meningkatkan kebugaran.
Harapannya, kerja keras selama masa persiapan mampu berbuah prestasi dan membawa pulang medali emas bagi Kabupaten Batang pada Porprov Jateng 2026. (eko/redaksi)

6 hours ago
2
















































