Polda Jateng Tegaskan Semangat Pengabdian untuk Masyarakat di Momen HUT RI

1 week ago 19

Semarang, infojateng.id – Polda Jawa Tengah menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Mapolda Jateng, Senin (17/8/2026) pagi.

Upacara berlangsung khidmat dan diikuti pejabat utama, personel Polri, serta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Polda Jateng.

Wakapolda Jateng Brigjen Pol Latif Usman bertindak sebagai inspektur upacara. Sementara AKBP Ferdy Kastalani menjadi perwira upacara dan AKBP Christopher Adhikara Lebang bertugas sebagai komandan upacara.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penghormatan pasukan kepada inspektur upacara dan laporan komandan upacara. Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pengibaran Bendera Merah Putih.

Suasana semakin khidmat saat seluruh peserta mengikuti mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.

Upacara dilanjutkan dengan pembacaan Naskah Pancasila, Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945, teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, serta doa.

Kemerdekaan Harus Diwujudkan Lewat Pengabdian

Kabidhumas Polda Jateng Kombes Pol Yuliyanto mengatakan peringatan HUT ke-81 RI tidak boleh berhenti sebagai kegiatan seremonial.

Menurutnya, momentum kemerdekaan menjadi kesempatan bagi seluruh personel Polri untuk merefleksikan kembali perjuangan para pahlawan sekaligus meneruskannya melalui pengabdian kepada masyarakat.

“Para pahlawan telah memberikan pengorbanan besar untuk merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Tugas kita hari ini adalah menjaga hasil perjuangan tersebut dengan bekerja, mengabdi dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” kata Yuliyanto.

Dia menegaskan semangat kemerdekaan bagi Polri harus diterjemahkan melalui pelaksanaan tugas yang profesional, humanis, dan penuh tanggung jawab.

Personel Polri, lanjut Yuliyanto, tidak cukup hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan. Polisi juga harus mampu membangun kedekatan dengan masyarakat, memberikan rasa aman, serta menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan sosial.

“Semangat kemerdekaan harus kita terjemahkan dalam kerja nyata. Bagi anggota Polri, mengisi kemerdekaan berarti memberikan pelayanan terbaik, menjaga keamanan dan ketertiban, melindungi masyarakat, serta menjalankan setiap tugas dengan penuh integritas,” ujarnya.

Kepercayaan Masyarakat Jadi Bagian dari Perjuangan

Yuliyanto menilai kepercayaan masyarakat merupakan bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Karena itu, momentum HUT ke-81 RI diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat hubungan dengan masyarakat.

“Kepercayaan masyarakat adalah bagian penting dari perjuangan kita hari ini,” tegasnya.

Menurut dia, menjaga persatuan juga menjadi tanggung jawab seluruh elemen bangsa. Polda Jateng pun mengajak personel untuk memperkuat semangat kebersamaan dan menghadirkan pelayanan yang semakin humanis.

Yuliyanto mengatakan perjuangan generasi saat ini berbeda dengan perjuangan para pahlawan di masa lalu. Jika dahulu para pejuang mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan nyawa untuk merebut kemerdekaan, kini tugas generasi penerus adalah memastikan hasil perjuangan tersebut benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kalau dulu para pahlawan berjuang dengan tenaga dan pengorbanannya untuk menghadirkan kemerdekaan, maka perjuangan kita hari ini adalah memastikan masyarakat dapat merasakan kemerdekaan itu melalui rasa aman, pelayanan yang mudah, perlindungan yang adil dan kehadiran negara di tengah mereka,” katanya.

Polri Diminta Terus Hadir di Tengah Masyarakat

Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut sekaligus menjadi momentum bagi jajaran Polda Jateng untuk memperkuat komitmen pengabdian.

Yuliyanto menekankan setiap personel harus mampu menjadikan nilai-nilai perjuangan kemerdekaan sebagai landasan dalam menjalankan tugas sehari-hari.

Pelayanan yang profesional, sikap humanis, perlindungan yang adil, serta kehadiran polisi di tengah masyarakat menjadi bentuk konkret dalam mengisi kemerdekaan.

“Itulah salah satu bentuk pengabdian yang harus terus kita jaga,” pungkasnya. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |