Pati, infojateng.id – Sekitar 1.000 pelajar SD dan SMP dari berbagai sekolah di Kabupaten Pati tampil dalam Tari Kolosal untuk memeriahkan Hari Jadi ke-703 Kabupaten Pati di Alun-Alun setempat, Minggu (23/8/2026).
Pertunjukan seni tersebut menjadi salah satu magnet perayaan Hari Jadi Pati. Lebih dari 10.000 masyarakat memadati kawasan Alun-Alun Pati untuk menyaksikan penampilan para pelajar sekaligus menikmati rangkaian kegiatan perayaan.
pelaksana tugas (Plt.) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan, pertunjukan tersebut menunjukkan besarnya potensi generasi muda Pati dalam mengembangkan seni dan budaya daerah.
“Ini tari kolosalnya luar biasa. Kita semua Forkopimda ikut menari untuk memeriahkan Hari Jadi Pati sekaligus menyemangati seniman-seniman Pati agar terus bergairah memajukan karya seni Kabupaten Pati,” ujar Chandra seusai kegiatan.
Menurut Chandra, para penari merupakan pelajar SD dan SMP yang mewakili sekolah dari berbagai wilayah di Kabupaten Pati. Antusiasme mereka dinilai menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan kesenian daerah.
“Anak-anak menyambut bahagia. Kita sendiri tadi ikut menari juga bahagia karena koreografinya luar biasa. Program Seniman Masuk Sekolah ini akan kita teruskan dan kita gaungkan terus,” katanya.
Pemkab Pati, lanjut Chandra, akan terus memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kreativitas melalui seni dan budaya.
Salah satunya dengan menyiapkan agenda kebudayaan secara rutin yang melibatkan kelompok masyarakat, budayawan, pelaku seni, hingga sekolah.
“Kita akan adakan kalender rutin tahunan. Kelompok masyarakat, budayawan, kesenian, dan sekolah-sekolah ini terus berkreativitas untuk memberikan warna kesenian di Kabupaten Pati,” ujarnya.
Chandra mengatakan, keberlanjutan program seni budaya di sekolah juga diarahkan untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap kesenian lokal.
Karya para pelajar nantinya dapat terus dikembangkan dan dipentaskan dalam berbagai momentum sebagai persembahan bagi masyarakat Pati.
Menurut dia, kesenian bukan hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga dapat menjadi ruang untuk mempererat persatuan masyarakat.
“Seni, kesenian, dan kebudayaan ini ternyata bisa menyatukan kita. Bisa menyatukan warga Pati untuk terus damai, terus aman, dan memakmurkan masyarakat Kabupaten Pati dengan kesenian,” tegasnya.
Kemegahan Tari Kolosal semakin terasa ketika jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Pati ikut turun ke lapangan dan menari bersama para pelajar.
Keterlibatan para pemangku kepentingan tersebut menambah semarak perayaan Hari Jadi ke-703 Kabupaten Pati sekaligus menunjukkan dukungan terhadap pengembangan seni budaya di daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra bersama jajaran Forkopimda, kepala dinas, serta para camat se-Kabupaten Pati.
Sementara sekitar 1.000 pelajar SD dan SMP menjadi penampil utama. Di sisi lain, masyarakat memadati kawasan Alun-Alun Pati hingga pertunjukan berakhir. (eko/redaksi)

21 hours ago
3

















































