Akses Jalan Sentra Mebel Mulus, Warga Bulungan Gelar Syukuran di Tengah Jalan

3 hours ago 3

Jepara, infojateng.id – Mulusnya akses jalan menuju sentra mebel di Desa Bulungan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Jepara, disambut sukacita oleh warga.

Sebagai bentuk rasa syukur, warga menggelar syukuran di separuh badan jalan yang kini telah diaspal mulus dan dilengkapi marka, Minggu (23/8/2026) sore.

Syukuran dipusatkan di kawasan RT 8/RW 4 Desa Bulungan. Warga memasang pita sebagai tanda peresmian yang membentang di atas Jalan Bulungan-Mulyoharjo.

Pita tersebut kemudian dipotong oleh Bupati Jepara Witiarso Utomo bersama anggota DPRD Jepara Latifun, Rais Syuriah MWC NU Pakisaji KH Machmudi, Petinggi Bulungan Biono, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Usai pemotongan pita, acara dilanjutkan dengan pengajian umum. Tenda pengajian didirikan di separuh badan jalan yang telah diperbaiki. Pengajian tersebut menghadirkan ustazah Zeky Zakiyah dari Batealit, Jepara.

Bupati Jepara Witiarso Utomo mengatakan pembangunan infrastruktur menjadi salah satu prioritas sejak dirinya mulai menjabat. Terlebih, jalan yang memiliki peran strategis sebagai akses perekonomian maupun pariwisata.

Menurutnya, kawasan Mulyoharjo-Bulungan merupakan salah satu sentra mebel di Jepara, khususnya produksi almari dan bufet. Karena itu, peningkatan kualitas jalan di kawasan tersebut dinilai penting untuk mendukung aktivitas masyarakat dan distribusi produk mebel.

“Jadi memang ada prioritas. Bagi yang belum, secepatnya kita bangun juga,” kata Witiarso.

Tahun ini, Pemkab Jepara menargetkan pembangunan dan peningkatan kualitas 52 ruas jalan. Total anggaran yang dialokasikan melalui APBD Jepara mencapai sekitar Rp210 miliar untuk betonisasi maupun peningkatan kualitas jalan.

Puluhan ruas jalan tersebut tersebar di berbagai wilayah Jepara, mulai dari kawasan selatan, utara, timur hingga jalur perbatasan. Di antaranya Jalan Bendanpete-Buaran, Nalumsari-Papringan, serta Daren-Batas Kudus.

Selain menggunakan APBD, peningkatan kualitas jalan juga dilakukan melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) dengan anggaran sekitar Rp100 miliar dari pemerintah pusat. Program tersebut difokuskan pada sejumlah ruas jalan di Karimunjawa, Kedung, dan Bangsri.

Witiarso memastikan pembangunan infrastruktur masih menjadi fokus Pemkab Jepara pada tahun depan. Jalan yang dinilai memiliki peran strategis bagi masyarakat akan menjadi prioritas untuk diperbaiki.

“APBD Jepara tahun depan juga kita masih fokus infrastruktur. Jalan-jalan yang memang punya peran strategis untuk masyarakat akan kita muluskan. Mohon doanya semoga pembangunan di Jepara lancar dan berkah,” ujarnya.

Sementara itu, tokoh masyarakat Bulungan KH Machmudi mengatakan perbaikan jalan tidak hanya berdampak terhadap aktivitas ekonomi warga. Akses yang semakin baik juga membuat kegiatan pendidikan, kesehatan, sosial, dan keagamaan masyarakat menjadi lebih lancar.

Ia menyebut kondisi jalan di Bulungan sebelumnya kerap hanya mendapat penanganan tambal sulam. Kini, jalan tersebut telah diperbaiki dengan pengaspalan hotmix dari sejumlah arah.

“Tahun-tahun sebelumnya tambal sulam, ini langsung dihotmix dari arah Mulyoharjo, Kecapi, Suwawal. Jadi sekarang jalan di Bulungan sudah bagus sekali,” tandasnya. (eko/redaksi)

Read Entire Article
Kabar Jateng | InewS | | |