Jepara, infojateng.id – Sebanyak 28 pelajar SMA/sederajat sukses menjalankan tugas sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) pada upacara HUT ke-81 RI di Alun-alun Jepara, Senin (17/8/2026).
Upacara bendera ini dipimpin Bupati Jepara Witiarso Utomo dan diikuti Forkopimda serta berbagai elemen mulai dari pelajar, perwakilan ornas keagamaan, tokoh masyarakat, ketua partai politik, serikat pekerja, organisasi kepemudaan dan lainnya.
Kehadiran berbagai elemen masyarakat itu menunjukkan semangat kebersamaan dalam memperingati hari kemerdekaan.
Upacara HUT ke-81 RI di Jepara berlangsung dengan khidmat. Hal itu tak terlepas dari aksi 28 Paskibraka Kabupaten Jepara yang menjalani tahapan demi tahapan upacara dengan sempurna.
Salah satu Paskibraka yang menjadi perhatian adalah Alysia Zerlina A. (16). Pelajar SMA Negeri 1 Bangsri itu dipercaya menjadi pembawa baki pada pengibaran bendera HUT ke-81 RI.
Alysia mengaku lega setelah berhasil menjalankan tugas pembawa baki dalam prosesi pengibaran bendera.
Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari latihan disiplin dan berulang yang diberikan para pelatih Paskibraka Kabupaten Jepara.
“Saat latihan kita harus disiplin, terus mengulang berbagai gerakan agar mampu menjalankan tugas secara konsisten. Alhamdulillah lancar, bisa fokus,” kata Alysia.
Selain Alysia, ada juga Devan Putra L (15), yang menjadi petugas pembentang bendera. Pelajar asal SMA Negeri 1 Donorojo ini bersama dua Paskibraka lainnya juga berhasil menjalankan tugasnya dengan maksimal.
“Terimakasih kepada para instruktur. Menjadi Paskibraka ini pengalaman berharga yang membentuk saya menjadi pribadi yang positif,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo mengapresiasi seluruh petugas Paskibraka yang telah menjalankan tugas dengan baik.
Ia juga menilai antusiasme masyarakat dalam mengikuti rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun ini sangat tinggi.
Menurut Witiarso, semangat masyarakat tersebut menjadi gambaran kuatnya persatuan dan kebersamaan warga Jepara.
Momentum kemerdekaan, kata dia, tidak semata-mata digunakan untuk mengenang perjuangan para pahlawan. Peringatan HUT RI juga harus menjadi momentum bagi pemerintah untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Target setelah HUT ini meningkatkan pelayanan sehingga kepercayaan masyarakat meningkat,” ujar Witiarso.
Ia menegaskan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar karena mendapatkan kepercayaan dari masyarakat. Karena itu, setiap program dan kebijakan pemerintah harus mendapat dukungan sekaligus melibatkan masyarakat.
“Kami selaku Pemerintah Kabupaten Jepara dipercaya masyarakat, sehingga apa yang dilakukan harus mendapat dukungan penuh masyarakat,” imbuhnya.
Dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, Pemkab Jepara juga memberikan penghargaan kepada sejumlah desa yang dinilai berprestasi.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi pemacu bagi pemerintah desa untuk terus berinovasi dan mengembangkan kreativitas dalam membangun wilayah.
Witiarso mendorong desa-desa di Jepara tidak berhenti membuat terobosan, sekaligus menjaga kekompakan masyarakat.
“Kita memberikan penghargaan kepada desa-desa yang berprestasi. Kita dorong untuk kreativitas dan menjaga kekompakan desa,” tuturnya.
Di penghujung pesannya, Witiarso mengajak masyarakat Jepara mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif. Menurutnya, menjaga kemerdekaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi seluruh elemen masyarakat.
“Pesan saya untuk masyarakat, selalu kompak. Jaga kemerdekaan dengan kegiatan yang positif. Jaga persatuan dan kesatuan sehingga Indonesia tetap tegak dalam kemerdekaan,” pungkasnya. (eko/redaksi)

1 week ago
19

















































